Keerom – Javanewsonline.co.id | Kabar duka menyelimuti Kabupaten Keerom. Mantan Ketua DPRD Keerom periode 2004-2009 sekaligus anggota DPRD Keerom selama 3 periode, Kundrat Gusbager S.Si MM tutup usia, pada Kamis pagi (4/3/21) pukul 05.00 WIT.
Almarhum Kundrat Gusbager S.Si MM adalah mantan Ketua DPRD Keerom, periode 2004 – 2009, sekaligus anggota DPRD Keerom selama tiga periode yaitu periode 2004-2009, periode 2009 –20014 dan periode 2014-2019.
Karier politiknya tercatat cukup banyak selama di DPRD Keerom. Selain pernah menjadi Ketua juga pernah menjadi Ketua Badan Kehormatan DPRD Keerom, Ketua Pansus dan beberapa jabatan lainnya. Saat ini Alm Kundrat menjabat sebagai Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Keerom.
Kabar ini tentunya menyentak bagi anggota DPRD Keerom dan juga masyarakat Keerom. Apalagi Almarhum adalah kakak kandung dari Bupati Keerom, Piter Gusbager SHut MUP, yang baru dilantik sehari sebelumnya. Salah satu yang menyampaikan rasa kehilangan adalah Wakil Ketua I DPRD Keerom yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Keerom, H Syahabuddin SP MSi.
‘’Kami atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Golkar Kab Keerom turut berduka cita dan merasa kehilangan, atas berpulangnya saudara terkasih kita Bung Kundrat Gusbager. Beliau adalah politisi yang komit dan konsisten terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat Keerom. Alm Adalah seorang sahabat yang baik dan cukup dewasa dalam berpendapat, selamat jalan sahabat, kami sungguh merasa kehilangan,’’ungkap Syahabuddin yang juga selama 3 periode di DPRD Keerom adalah rekan dan sahabat almarhum.
Hal senada dikemukakan oleh Ketua Komisi A DPRD Keerom, Iwan Siswanto. Menurutnya, almarhum adalah pribadi yang menyenangkan dan baik bagi rekan-rekannya di DPRD Keerom.
‘’Saya mengenal pribadi beliau sebagai Ketua DPRD Keerom, saat itu saya belum jadi anggota DPRD, beliau adalah sosok pemuda, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan sosok yang biasa dipanggil kakak, adik dan seterusnya, yang luar biasa, menjadi teladan bagi rekan-rekannya di DPRD. Cara bertindak dan menyampaikan pandangannya sebagai seorang politisi sangat bijak dan ia merupakan sosok pemimpin yang baik. Kami atas nama pribadi, keluarga dan rekan-rekan di DPRD Keerom merasa kehilangan dan menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga,’’ ujarnya.
Sementara itu, salah satu keluarga almarhum (keponakan), Theo Gusbager mengemukakan, bahwa almarhum meninggal di RS Provita Hospital karena sakit. Saat ini almarhum dalam proses persiapan kremasi untuk dibawa ke rumah duka di Kotaraja. ‘’Keluarga masih mengurus almarhum di RS, segera akan kita kabari dimana akan disemayamkan dan dikebumikan,’’ ujarnya. (pam)

