Donggala – Javanewsonline.co.id  | Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, Annazia, Amd. Keb, telah menjalankan program penyuluhan yang fokus pada Ibu Hamil (BuMil) dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kampung Binaannya. Kegiatan pemantauan dan penyuluhan ini dilaksanakan di Pos Kesehatan Desa Tosale sejak November 2023.

Penyuluhan yang dilakukan oleh Bidan Desa bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai KEK, yang dapat menyebabkan masalah gizi akibat kekurangan asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, bahkan lebih dari satu tahun. “Kondisi KEK seringkali terjadi pada wanita usia subur, yakni wanita berusia 15 hingga 45 tahun. Mereka yang mengalami kekurangan energi kronis biasanya memiliki status gizi kurang, yang dapat mengganggu kesehatan ibu maupun janin yang dikandungnya,” ungkap Annazia.

Pemantauan ini menjadi langkah proaktif dalam menjaga kesehatan ibu hamil di tingkat desa. Annazia menyoroti pentingnya pendekatan preventif untuk mengatasi masalah KEK dan dampaknya terhadap kesehatan ibu dan janin. “Melalui program ini, kami tidak hanya memberikan informasi mengenai KEK, tetapi juga memberikan solusi serta dukungan kepada ibu hamil agar dapat menjaga kesehatan mereka dan bayi yang dikandung,” tambahnya.

Program pemantauan dan penyuluhan ini turut melibatkan partisipasi masyarakat setempat, dengan harapan agar kesadaran akan pentingnya gizi dan kesehatan ibu hamil semakin meningkat. Pos Kesehatan Desa Tosale menjadi pusat kegiatan ini, di mana ibu hamil mendapatkan informasi, konsultasi, dan pemantauan kesehatan secara berkala.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, dalam tanggapannya, menyambut baik inisiatif Bidan Desa Tosale dan TPK Kecamatan Banawa Selatan dalam upaya pencegahan dan pemantauan kesehatan ibu hamil. “Langkah-langkah preventif seperti ini sangat penting untuk mengurangi risiko masalah kesehatan pada ibu hamil dan janinnya. Kerjasama lintas sektor dan partisipasi masyarakat merupakan fondasi kuat dalam pencapaian kesehatan masyarakat yang optimal,” ujarnya.

Dengan terus dilaksanakannya program ini, diharapkan dapat mengurangi angka KEK pada ibu hamil di wilayah Desa Tosale dan sekitarnya, serta memberikan dampak positif bagi kesehatan generasi penerus. Program serupa diharapkan dapat diperluas ke desa-desa lain dalam rangka meningkatkan kesehatan ibu hamil dan masyarakat secara keseluruhan. (Sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.