Donggala – Javanewsonline.co.id  | Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Sojol aktif dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan pembinaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi untuk mencapai sinkronisasi dalam menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. TPPS tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mengkoordinasikan, mensinergikan, dan mengevaluasi program penurunan stunting, tetapi juga memfokuskan pada pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa.

Tujuan dari pembinaan yang dilakukan adalah untuk meningkatkan keterampilan TPK Desa dalam menangani stunting, melibatkan mereka dalam penyuluhan, dan memfasilitasi pelayanan kesehatan masyarakat desa. Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana/Pemberdayaan Keluarga Berencana (KB/PLKB) Kecamatan Sojol, Widya Astuti, menyatakan, “Pendampingan keluarga dilakukan mulai dari calon pengantin atau Pasangan Usia Subur (PUS) hingga anak usia balita.”

Acara pembinaan ini dihadiri oleh Listiyawati, SE., M.A.P, perwakilan Bidang Keluarga Berencana Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Donggala, serta Camat Sojol, Drs. Takbir Amin. Para peserta, yang terdiri dari tim pendamping keluarga desa wilayah Kecamatan Sojol, diharapkan dapat memahami mekanisme TPK, terutama dalam menangani keluarga yang berisiko mengalami stunting.

Dengan melibatkan berbagai pihak terkait, TPPS Kecamatan Sojol berkomitmen untuk menciptakan dampak positif dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya. Setelah mengikuti pembinaan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi agen perubahan dalam menjelaskan mekanisme TPK kepada keluarga yang berisiko mengalami stunting. (Sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.