Pelalawan – Javanewsonline.co.id | Kondisi lampu isyarat lalu lintas atau traffic light di simpang empat Jalan Lintas Timur Simpang Langgam Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, telah mati selama satu minggu. Hal ini menimbulkan himbauan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur padat tersebut.

Simpang Langgam merupakan persimpangan vital yang menghubungkan Riau dengan berbagai kota lain seperti Jambi, Palembang, Pulau Jawa, serta menghubungkan Riau dengan Sumatra Barat dan Sumatra Utara. Kepadatan di simpang ini disebabkan oleh kendaraan proyek dengan kapasitas berat yang keluar-masuk lokasi Pabrik PT. Rapp, serta pekerja pabrik yang menggunakan sepeda motor.

Indra, seorang warga dan karyawan perusahaan bubur kertas terbesar di Asia Tenggara, menyayangkan kondisi lampu isyarat yang mati. “Kami menyayangkan lampu isyarat lalu lintas atau traffic light yang berada di simpang langgam sudah mati sejak satu minggu lalu dan hingga kini belum berfungsi dengan baik,” ungkap Indra pada Selasa (5/12).

Akibat matinya lampu isyarat tersebut, arus lalu lintas di simpang empat menjadi lebih sulit diatur. Kendaraan harus menunggu antrian yang cukup lama, menyebabkan kepadatan dan kesabaran pengendara di jalur tersebut. Meski Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan berusaha mengatur arus lalu lintas, kondisi traffic light yang tidak diperbaiki membuat kelancaran lalu lintas tetap terganggu.

Kapolres Pelalawan, Akbp Suwinto, SH, SIK, melalui Kasat Lantas AKP Akira Ceria, SIK, MM, menyatakan bahwa lampu isyarat lalu lintas sudah tidak berfungsi selama satu minggu. Ia mengingatkan bahwa jika kondisi ini terus berlanjut, persimpangan tersebut akan sangat rawan dan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Akira Ceria menambahkan, “Jika kondisi lampu isyarat lalu lintas rusak dibiarkan berlarut-larut, persimpangan tersebut akan sangat rawan dan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.” Ia berharap agar Dinas Perhubungan Kabupaten Pelalawan segera merespons keluhan masyarakat dan mengambil tindakan untuk memperbaiki lampu isyarat lalu lintas, terutama mengingat waktu dekat akan ada arus mudik dan perayaan Natal serta Tahun Baru.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.