Pangkep – Javanewsonline.co.id | Di tengah hembusan angin dan sentuhan matahari yang lembut, sebuah peristiwa penting terungkap dalam kehangatan Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Pada tanggal 30 Oktober 2023, Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, atau yang akrab disapa MYL, meresmikan infrastruktur Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) TA 2023 untuk enam desa dan kelurahan.’
Dalam sebuah upacara simbolis yang berlangsung di Desa Bowong Cindea, MYL secara resmi meresmikan enam sarana air minum (SAM). Desa ini menjadi pusat perhatian karena menjadi tuan rumah bagi peristiwa besar ini. MYL menyampaikan, “Hari ini, kita meresmikan sekitar enam titik Pamsimas, dan kami memilih Desa Bowong Cindea sebagai tuan rumah untuk upacara simbolis ini.”
Pada kesempatan bersejarah ini, MYL menyaksikan serah terima infrastruktur dan pengelolaan SAM Program Pamsimas dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan (BPPW Sulsel) kepada desa dan kelurahan. Harapan besar terletak pada sarana ini, yaitu membantu masyarakat mengatasi kesulitan mereka dalam mendapatkan air bersih.
Bupati Pangkep menyatakan, “Kami berharap dengan adanya sarana Pamsimas yang diserahkan dari BPPW Sulsel ke desa, masyarakat di kampung-kampung desa dan kelurahan yang menjadi lokasi Pamsimas tidak lagi merasa cemas tentang masalah air bersih.” MYL memahami kondisi sulit yang dihadapi oleh masyarakat, terutama di daerah pesisir, ketika musim kemarau tiba. Akses air bersih yang terjamin adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.
Tak hanya meningkatkan akses air minum bagi warga desa, MYL juga meminta Dinas Kesehatan Pangkep untuk melakukan uji laboratorium guna memastikan bahwa kualitas air tersebut layak dikonsumsi. Ia menegaskan, “Dengan program pemerintah yang kami berikan, kami berharap masalah air bersih di masyarakat bisa terselesaikan. Saat ini, kami sedang berupaya bersama Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk memeriksa kualitas air yang kami salurkan ke masyarakat, guna menjamin bahwa air tersebut bersih dan aman digunakan oleh masyarakat.”
Pembangunan sarana air minum Pamsimas melibatkan enam desa dan kelurahan, yaitu Benteng, Padang Lampe, Balleangin, Bowong Cindea, Mangilu, dan Kalabbirang. Acara serah terima ini juga dirangkaikan dengan peresmian yang dihadiri oleh para pejabat terkait, seperti Kepala Seksi Pelaksana Wilayah II BPPW Sulsel Surianti Adnan, Koordinator Pamsimas Sulsel Firman, para Camat, Kades/Lurah, TFM, Pokmas, dan warga setempat.
Peresmian Pamsimas di Desa Bowong Cindea bukan hanya sekadar acara formal, tetapi juga menggambarkan aliran harapan yang mengalir kepada masyarakat. Dengan sarana air minum yang lebih baik, diharapkan kehidupan masyarakat Pangkep menjadi lebih baik pula, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih. Harapannya adalah bahwa mata air ini akan terus mengalir, memberikan kehidupan yang lebih baik bagi semua warga desa dan kelurahan yang tercakup dalam program ini. (borahima)

