Jakarta – Javanewsonline.co.id |  Penjabat (Pj) Walikota Bima, Mohammad Rum, telah mengamankan sponsor untuk pembangunan Gong Perdamaian Nusantara di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.

Gong ini akan menjadi satu-satunya monumen serupa dalam satu provinsi, dan Kota Bima terpilih menjadi tempatnya.

Rum mengatakan, gong ini akan menjadi simbol persatuan dan perdamaian dalam keragaman di Indonesia.

“Gong Perdamaian Nusantara akan menjadi simbol yang menginspirasi semua orang untuk merayakan persatuan dalam keberagaman,” kata Rum.

Menurut Rum, proyek ini akan menjadi tambahan destinasi wisata yang menarik bagi daerah Kota Bima.

“Dengan adanya gong ini, kami ingin memastikan bahwa Kota Bima adalah daerah yang mencintai perdamaian dan menghargai semua bangsa, terutama di Nusantara, tanpa memandang suku atau agama, tetap bersatu dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelas Rum.

Rum menambahkan, proyek ini juga merupakan langkah menuju memperkuat semangat persatuan yang telah dimulai oleh para pemuda pada Sumpah Pemuda tahun 1928.

“Proyek Gong Perdamaian Nusantara ini mencerminkan tekad pemerintah dan masyarakat Kota Bima dalam membangun kota mereka menjadi pusat budaya yang damai dan berpengaruh,” kata Rum.

Rencana pembangunan Gong Perdamaian Nusantara ini disambut baik oleh masyarakat Kota Bima.

“Kami sangat senang dengan rencana pembangunan Gong Perdamaian Nusantara ini. Ini akan menjadi simbol kebanggaan bagi masyarakat Kota Bima,” kata seorang warga Kota Bima.

Rencana pembangunan Gong Perdamaian Nusantara ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia untuk merayakan keragaman dan menjaga persatuan sebagai modal utama dalam membangun masa depan yang lebih baik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.