Mentawai – Javanewsonline.co.id | Pada periode pertama vaksinasi covid 19, skala prioritas diperuntukan bagi pejabat daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan diselenggarakan  di Sekretariat Kantor Bupati Mentawai Km 4,5 Tuapeijat Sipora Utara.

Pada Gelombang Pertama, Bupati Yudas Sabaggalet dan Wakil Bupati Kortanius Sabaleake serta Sekretaris Daerah Martinus D tidak dapat melaksanakan penyuntikan vaksin sinovac, karena ketiga pejabat teras tersebut saat diperiksa ternyata tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan secara medis.


Bupati Yudas Sabaggalet dalam Sambutan
sebelum pelaksanaan Vaksinasi

Berhubung ketiga petinggi di Kab Kep Mentawai ini mempunyai tekanan darah yang tinggi diatas 160/90, terpaksa penyuntikan vaksin sinovac ditunda sampai tekanan darah ketiga nya normal kembali.

Bupati Kepulauan Mentawai saat dimintai keterangan terkait tekanan darah nya yang tinggi, ia mengatakan, mungkin karena terlalu lelah mengurus pekerjaan, bisa juga karena depresi mengadapi penyuntikan vaksin Sinovac 19 ini. “Tujuan diadakannya penyuntikan vaksin sinovac, untuk menjaga kesehatan dan memperkuat imun tubuh guna melindungi dari Covid 19,” tutur Yudas Sabaggalet.

Sementara, Wabup Kortanius Sabaleake kelelahan usai menghadiri rapat koordinasi dengan Pemrov Sumbar terkait TMMD di Padang. Sedangkan Sekretaris daerah Martinus Dahlan beberapa hari ini tekanan darahnya selalu tinggi (Hipertensi).

Saat membuka acara vaksinasi covid 19, Bupati Yudas Sabaggalet menyampaikan bahwa ia mendukung kegiatan ini dan menjelaskan bahwa vaksin sinovac telah lulus uji klinik dari Laboratorium Kimia Farma dan telah menjadi percontohan pertama kali oleh pejabat pusat dan daerah.


Kapolres Mentawai AKBP Muat, SH, MM berdiskusi
dengan Bupati Yudas Sabaggalet setelah selesai di Vaksin

“Saya gagal melaksanakan vaksin hari ini, karena tekanan darah saya tinggi. Apabila tekanan darah saya telah normal kembali, baru akan divaksin,” terangnya. Bupati menyampaikan pada masyarakat, agar jangan takut pada penyuntikan vaksin Sinovac ini. Ia berharap masyarakat Mentawai bebas dari Covid 19. (Rijon) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.