Pangkep – Javanewsonline.co.id | Bhabinkamtibmas Polsek Bungoro bersama Babinsa Kelurahan Sapanang berkolaborasi melakukan penyelamatan warga dari korban banjir yang dialami masyarakat di Kelurahan Sapanang Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep, Senin (13/2).

Cuaca ekstrim serta Curah hujan yang tinggi mengakibatkan debit air pada Bendungan Tabo-Tabo meluap, sehingga beberapa kecamatan di Kab Pangkep terendam banjir.

Senin (13/2) sekira pukul 17.30 wita, intensitas hujan yang sangat tinggi dari malam hingga sore hari mengakibatkan ratusan rumah terendam air, sehingga warga di pemukiman Kel Sapanang harus di evakuasi ketempat yang lebih aman, guna mencegah hal-hal yang tidak di inginkan, sebab ketinggian air sudah mencapai leher orang dewasa.

Seperti yang terlihat, Bhabinkamtibmas Polsek Bungoro Aipda Ansar Karim turut membantu mengevakuasi warga yang terkena dampak banjir dengan menggunakan perahu karet yang berada di Kelurahan Sapanang Kec Bungoro, Kab Pangkep.

Aipda Ansar Karim mengatakan, hingga saat ini belum ada tanda-tanda air akan surut, sebab wilayah tersebut merupakan bantaran sungai, sehingga air semakin meluap dan dikhawatirkan rumah warga akan tenggelam. Maka dari itu, dirinya bersinergi dengan Babinsa serta Tim reaksi cepat Tonasa untuk selamatkan warga dengan menggunakan perahu karet.

Ia juga mengatakan, bahwa dalam proses evakuasi tersebut, ia akan mengutamakan warga yang sudah lanjut usia dan anak-anak. “Sebagian besar warga memiliki rumah panggung, sehingga kami dengan mudah dapat melakukan evakuasi,” terangnya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kapolsek Bungoro Kompol Andi Alamsyah membenarkan hal tersebut, bahwa sebagian wilayah hukum Polsek Bungoro sudah mengalami banjir akibat luapan air sungai, utamanya di kelurahan Sapanang yang pertama kali merasakan dampak luapan air, sehingga banyak warga yang tidak sempat mengevakuasi barang-barangnya, sebab air terus naik dengan cepat.

Maka dari itu, pihaknya bersama tim reaksi cepat Tonasa serta Babinsa melakukan evakuasi terhadap warga dengan menggunakan perahu karet.

“Alhamdulillah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, dan kami harap semoga air cepat surut, sehingga warga dapat kembali ke rumah masing-masing,” pungkasnya. (Jufri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.