Lamongan – Javanewsonline.co.id | Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Perusahan milik daerah (Perumda) Pasar Agrobis Babat Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, diduga jarang ngantor dan sering izin, sehingga Kepala UPT Perumda Pasar Agrobis Babat enggan di temui wartawan.

Tutuk selaku staf pasar agrobis mengungkapkan, bahwa Kepala pasar sedang tidak berada di kantor UPT. “Pak ajinya gak ada, mbak Wiwik juga keluar,” katanya.

Tutuk mengatakan Kepala UPT kadang kadang ngantor, juga kadang rapat. “Kepala UPT tidak ada mas, kadang-kadang ada, kadang-kadang juga izin, gak tau rapat mungkin mas,” tuturnya.

Lebih lanjut, saat di tanya kapan kepala pasar agrobis bisa ditemui, ia tidak bisa memberi kepastian, bahkan saat dimintai nomer handpone Kepala pasar, Tutuk enggan memberikan, dengan alasan tidak ada perintah dari pimpinan.

“Njenengan (bahasa Jawa). Tidak punya ta nomernya, kalo saya tidak ada perintah, saya gak mau ngasih mas,” tegas Tutuk, saat awak media meminta nomer Kepala UPT untuk mempermudah bertemu dengan Kepala Pasar Agrobis.

Dari penuturan tersebut, diduga Kepala UPT Perumda pasar agrobis Kecamatan Babat tidak pernah aktif di kantor, juga enggan ditemui awak media.

Untuk itu, pemerintah daerah harus bisa memberikan tindakan kepada kepala UPT Perumda pasar agrobis babat, yang diduga jarang ngantor ataupun keluyuran di luar lingkup kerjanya. Sehingga staf ataupun bawahannya beralibi dengan kalimat sering rapat, kadang kadang ngantor atau izin keluar dengan alasan rapat. Bahkan saat di cek di kantor utama Perumda pasar kabupaten tidak ada kegiatan rapat. (Dvk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.