Blitar – Javanewsonline.co.id | Dalam rangka Bersih Desa yang merupakan agenda rutin tahunan yang sudah menjadi budaya, Desa Rejowinangun Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar mengadakan gelar Pawai Kirab Budaya, pada Minggu (19/6).

Pawai Kirab Budaya mengangkat tema agama, adat dan budaya, menyatu untuk meraih ketentraman praja (pemerintah desa) serta warga. Start dimulai dari lapangan desa dan finis di balai desa. Sebanyak 890 warga antusias mengikuti giat tersebut, terdiri dari RT, RW dan lembaga, dengan menampilkan budaya lokal kesenian reog, Ogoh Ogoh dan juga pakaian adat Jawa.
Bagas Wigasto selaku Kepala desa mengatakan, bahwa acara Bersih Desa ini adalah salah satu kegiatan dari tujuh rangkaian kegiatan yang merupakan wujud syukur kepada Allah SWT, untuk mengingat kembali sejarah berdirinya desa Rejowinangun, termasuk mengingat kembali para leluhur yang telah membabat alas (membuka Desa Rejowinangun).

Selain itu, untuk menciptakan kembali kerukunan dan kegotongroyongan masyarakat, dengan membangkitkan perekonomian melalui UMKM, yang selama pandemi ini mengalami kemunduran dikarenakan tidak ada orang luar yang masuk ke desa.
“Dalam hal ini konsumen maupun investor untuk mengagendakan even Bersih Desa ditahun depan, agar lebih besar, karena ditahun 2022 ini yang paling maksimal dan semoga Desa Rejowinangun menjadi desa yang maju, tidak kurang suatu apapun, serta guyub dan rukun dalam kebersamaan,’ ujarnya. (edi)

