JAVA NEWS, DONGGALA | Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi merampungkan rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 409 personel Golongan II dan III yang terbagi dalam beberapa gelombang pelaksanaan selama periode 2025 hingga 2026.
Kegiatan tersebut, dihadiri dan sekaligus dipimpin langsung oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S. E, bertempat di Ruang Kasiromu, Kompleks Perkantoran Bupati Donggala, Kamis (27/8/2026).
Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para CPNS yang telah memilih untuk mengabdi dan membangun Kabupaten Donggala.
Bupati Vera Elena Laruni berpesan, agar para lulusan tidak hanya mengejar kepemilikan sertifikat semata, melainkan mampu membuktikan kompetensi nyata melalui kinerja di unit kerja masing-masing.
“Bekerjalah dengan hati yang tulus, melayani dengan jujur, dan buktikan kemampuan saudara sekalian dengan kinerja nyata, bukan sekadar memegang sertifikat.
Bawa dan terapkan inovasi yang telah lahir selama pelatihan ke dalam tugas sehari-hari. Jangan berhenti sebagai gagasan di ruang kelas, tetapi berikan perubahan dan manfaat nyata bagi pelayanan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga mengimbau dengan tegas seluruh CPNS agar menetap dan mengabdi sepenuh hati di Donggala.
“Daerah membutuhkan komitmen penuh dari kalian para aparatur muda untuk membangun Donggala. Pemerintah daerah tidak ingin target pemerataan pelayanan publik terhambat oleh adanya pegawai yang langsung meminta mutasi setelah resmi diangkat menjadi PNS,” tekan Bupati.
Sementara itu, di tempat yang berbeda, Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Donggala, Boby Prasetya, S. H., menyampaikan laporan evaluasi akhir pelaksanaan program yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir, yang bertujuan untuk membentuk karakter PNS yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik demi mendukung reformasi birokrasi.
Lebih lanjut, Boby juga menyampaikan beberapa poin-poin penting selama kegiatan Latsar berlangsung yaitu metode pembelajaran menggunakan blended learning yang memadukan pembelajaran mandiri atau MOOC, pembelajaran jarak jauh atau distance learning, dan pembelajaran tatap muka atau klasikal.
Ia juga mengungkapkan, bahwa tingkat kelulusan peserta dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan setelah melewati evaluasi akademik, evaluasi rancangan aktualisasi, dan penilaian sikap perilaku.
“Kami di BKPSDM Donggala mengapresiasi kerja keras seluruh peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan-tahapan dengan disiplin tinggi. Melalui latsar ini, kami memastikan para aparatur baru tidak hanya menguasai tugas teknis, tetapi juga menjiwai core values ASN BerAkhlak,” tutur Boby saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (27/8/2026).
Ia berharap, alumni Latsar 2025-2026 mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja mereka masing-masing.
Acara penutupan Latsar ini, ditandai dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis langsung dilakukan oleh Bupati Donggala serta penyerahan sertifikat kelulusan kepada perwakilan peserta Latsar.**(SIR)

