Takalar – Javanewsonline.co.id | Pada Sabtu, 14 Desember 2024, warga Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, menerima bantuan untuk korban angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut. Satu rumah yang terdampak bencana ini menjadi penerima bantuan berupa 20 lembar seng ukuran 10 kaki, 20 batang balok ukuran 4/6, 8 batang balok ukuran 5/7, serta berbagai jenis paku, yakni 1/2 kg paku 5 cm, 2 kg paku 7 cm, dan 2 kg paku seng.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Desa Kampung Beru, Muhammad Ali, SH, bersama Kasi Kesejahteraan, Nur Annisa Sajadah, serta perangkat desa setempat.
Angin puting beliung yang terjadi di Dusun Maccini Ayo, Desa Kampung Beru, menyebabkan kerusakan parah pada beberapa rumah warga. Sebagai bentuk perhatian dan respons cepat, Pemerintah Desa Kampung Beru memberikan bantuan logistik untuk meringankan beban korban. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lokasi rumah yang terdampak bencana.
Kepala Desa Kampung Beru, Muhammad Ali, SH, menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut dan berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban para korban. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan bencana lainnya,” ujar Muhammad Ali.
Bantuan berupa seng, balok, dan paku tersebut diharapkan dapat memperbaiki kerusakan pada rumah warga yang terdampak. Proses penyerahan bantuan ini juga melibatkan koordinasi antara Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan aparat setempat, untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Kami akan terus berupaya memberikan perhatian lebih kepada masyarakat dan meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja,” tambah Muhammad Ali.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Desa Kampung Beru dapat segera pulih dari dampak bencana dan kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman. Pihak desa berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memberikan dukungan lebih lanjut jika diperlukan.
Bantuan ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam, serta memperlihatkan kesiapsiagaan dan kepedulian pemerintah dalam membantu warganya di saat-saat sulit. (Syaripuddin)

