Serang – Javanewsonline.co.id | Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menekankan pentingnya integritas dalam birokrasi dan pemerintahan, yang menurutnya tergantung dari hati dan niat individu.

Hal ini diungkapkan oleh Dimyati dalam acara Silaturahmi Kerja Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Organisasi Wilayah (Silakwil ICMI Orwil) Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, pada Rabu, 26 Februari 2025.
Dimyati mengungkapkan rasa syukurnya atas keberlangsungan acara tersebut dan berharap bahwa semua peserta diberikan berkah dan kesehatan lahir batin. Ia juga menyampaikan bahwa integritas harus dimulai dari pribadi masing-masing, dengan membangun visi dan misi serta perencanaan yang matang.
Dalam pidatonya, Dimyati dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap praktik suap dan korupsi. “Saya mau main bersih,” tegasnya, menekankan bahwa tidak boleh ada suap menyuap atau KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
Dimyati juga menekankan pentingnya proses yang baik dalam perencanaan, penganggaran, pengadaan, pelaksanaan, hingga pengawasan program kegiatan, sehingga ketika diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak ditemukan pelanggaran.
Ia juga menyebutkan bahwa dalam proses rekrutmen, Pemprov Banten harus memperhatikan sistem merit yang sesuai dengan kepangkatan dan jabatan, serta menjunjung tinggi transparansi dalam program kegiatan.
Acara ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten dan para tamu undangan. Silakwil ICMI Orwil Provinsi Banten juga dimeriahkan oleh Bazar UMKM Kriya Khas Provinsi Banten yang digelar di area teras belakang Pendopo Gubernur Banten.
Sebagai informasi, Silakwil merupakan kewajiban berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ICMI, di mana organisasi wilayah ICMI menggelar Silakwil untuk mengevaluasi program secara rutin serta melakukan konsolidasi dan koordinasi terhadap isu dan kepentingan umum.
Acara ini menghadirkan perwakilan pengurus pusat ICMI, pengurus daerah tingkat kota/kabupaten, pengurus wilayah, serta badan otonom ICMI.

