Donggala –  Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), menggelar Rapat Kerja (Raker) Kepala Sekolah (Kepsek) SMP se-Kabupaten Donggala Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Hotel Jazz Anna, Kecamatan Banawa, Donggala.

Raker ini dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Donggala, Moh. Rifani Pangkamundi, S. Sos., M. Si., yang didampingi oleh Kepala Disdikbud Donggala, H. Kasmudin, S.S., M.M., Sekretaris Disdikbud, dan Kepala Bidang Pembina SMP. Rapat dihadiri oleh seluruh pengawas pembina SMP dan kepala sekolah SMP dari 16 kecamatan di Kabupaten Donggala.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Moh. Rifani menyatakan bahwa rapat kerja ini merupakan tindak lanjut untuk mendukung kebijakan daerah terkait pendidikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Tema Raker Kepsek 2024 adalah “Bergerak Bersama Sinergi Menjalankan Program Untuk Meningkatkan Kualitas dan Mutu Pendidikan: Ayo…!!! Kita Benahi Pendidikan Donggala Lanjutkan Merdeka Belajar.”

“Saya, atas nama pribadi dan lembaga pemerintahan daerah Kabupaten Donggala, dengan penuh optimisme yakin bahwa kerjasama yang kita bangun melalui momen ini akan memberikan dampak besar pada pendidikan di Kabupaten Donggala,” ujar Pj. Bupati Moh. Rifani di hadapan para pengawas dan kepala sekolah SMP pada Selasa (14/5/2024).

Menurutnya, dalam era keterbukaan saat ini, tidak ada alternatif lain bagi bangsa untuk berkompetisi dengan bangsa lain dalam berbagai aspek kehidupan, kecuali dengan penyiapan sumber daya manusia yang bermutu.

Moh. Rifani menambahkan bahwa tugas untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan kompetitif masih panjang. Oleh karena itu, Kabupaten Donggala terus berupaya berbenah dengan berbagai kebijakan, antara lain meningkatkan akses pendidikan melalui pembangunan dan perbaikan infrastruktur, perbaikan kurikulum, penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan, melibatkan tokoh masyarakat, serta memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi.

“Kebijakan tersebut membutuhkan sinergitas dan kerja sama yang baik antara Pemda dan Disdikbud dengan satuan pendidikan di Kabupaten Donggala,” tandasnya.

Berdasarkan data Badan Statistik Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, rata-rata lama sekolah penduduk Indonesia mencapai 7,99 tahun pada tahun 2023, menunjukkan bahwa rata-rata penduduk telah menyelesaikan pendidikan setingkat SMP. Untuk Kabupaten Donggala sendiri, rata-rata lama sekolah mengalami sedikit peningkatan dalam satu tahun terakhir, menunjukkan peningkatan akses dan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Moh. Rifani berpesan kepada para pengawas dan kepala sekolah sebagai peserta Raker untuk “merekam informasi dan ilmu sebanyak-banyaknya melalui kegiatan ini, kemudian menerapkan atau mengimplementasikannya dengan penuh tanggung jawab setelah kembali ke tempat tugas.”

Di akhir acara, diberikan penghargaan berupa piagam oleh Penjabat Bupati Donggala kepada satuan pendidikan SMP yang terbaik dalam Capaian Rapor Pendidikan (CRP) tahun 2024. (Sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.