Blitar –Javanewsonline.co.id  | Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Pemerintah Desa Sumberjo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, menggelar kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Publik (ILP) di Balai Desa Sumberjo pada Senin, 15 September 2025. Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa.

Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lanjut usia. Mereka mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, hingga deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.

SUROTO KEPALA DESA SUMBERJO SUTOJAYAN

Menurut Kepala Desa Sumberjo, Suroto, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat sistem kesehatan berbasis masyarakat sekaligus mendukung kebijakan nasional terkait integrasi layanan publik (ILP). “Posyandu ILP ini menjadi sarana penting agar masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Bila ada indikasi penyakit, penanganannya bisa lebih cepat dilakukan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 10 Oktober 2025.

Suroto menjelaskan, kegiatan Posyandu ILP juga sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Posyandu Terpadu. Regulasi tersebut menempatkan Posyandu sebagai bagian dari sistem pelayanan publik terpadu yang tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial. “Posyandu kini menjadi simpul kolaborasi lintas sektor yang dikoordinasikan dari tingkat kota hingga ke desa,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Desa Sumberjo terus berupaya menjadikan layanan kesehatan sebagai pondasi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kesehatan merupakan aspek utama yang harus diperhatikan sebelum membangun bidang lain. “Kami ingin masyarakat Sumberjo tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatannya. Itu menjadi dasar agar desa ini bisa lebih maju dan mandiri,” ujar Suroto.

Keberhasilan kegiatan Posyandu ILP di Sumberjo juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat dan para kader Posyandu. Mereka berperan aktif dalam memberikan edukasi tentang pola hidup sehat, gizi seimbang, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.

Bagi warga seperti Siti Aminah, seorang ibu rumah tangga yang membawa anak balitanya ke Posyandu, program ini sangat membantu. “Kami tidak perlu jauh-jauh ke Puskesmas. Di sini sudah bisa periksa kesehatan anak, timbang berat badan, dan dapat informasi gizi,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Sumberjo berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen, desa ini bertekad menjadikan Posyandu ILP sebagai model pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di tingkat desa. (EDI)