Surabaya – Javanewsonline.co.id | Dengan menggunakan baju lengan pendek warna merah bertuliskan Tahanan Polsek Mulyorejo Surabaya, tiga pelaku perampasan handphone, hanya bisa pasrah tertunduk saat dilakukan penangkapan.

Satu pria berinisial FR warga Surabaya, ditangkap anggota Polsek Mulyorejo setelah melakukan aksi perampasan handphone dan menganiaya korban dengan memukul menggunakan besi linggis. Akibat pukulan yang mengarah di kepala korban sempat mengucurkan darah.
Kompol Sugeng Kapolsek Mulyorejo didampingi Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko mengungkapkan, FR mengaku nekat melakukan aksi kejinya, karena ingin mempunyai handphone.
Berawal dari kejadian tersebut, ungkap Kompol Sugeng, korban melakukan perjalanan dari rumahnya menuju ke wilayah Mer Kalijudan Surabaya, pada saat ditengah perjalanan korban menerima telepon dari kantornya.
Tiba-tiba pelaku merampas lantas memukul korban dengan menggunakan besi linggis.
“Tersangka merampas handphone dan memukul korban,” kata Kompol Sugeng.
Sementara itu, secara bersamaan, pada Senin (3/7) anggota operasional Polsek Mulyorejo Surabaya juga menangkap dua kawanan jambret yang biasa beraksi di wilayah Kalisari Dharma Surabaya.
Diketahui, kedua pelaku adalah, AR (22) dan CA (27) yang keduanya merupakan warga Surabaya.
Mereka diamankan Polisi dengan kasus perampasan HP seorang perempuan dengan cara membuntuti korbannya sampai di Jalan Kalisari Dharma Surabaya.
Ketika memasuki wilayah yang dianggap sepi, kedua pelaku langsung tancap gas merampas HP korban secara paksa.
Setelah adanya kejadian perampasan tersebut, polisi melakukan pemantauan di lokasi, akhirnya kedua pelaku berhasil dibekuk.
Atas perbuatannya ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 365 KHUP pencurian dengan kekerasan. (Bowo)
