Palangka Raya – Javanewsonline.co.id | Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng akan terus mendorong investasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah guna mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Pemprov juga akan mendorong upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk-produk unggulan daerah.
Dalam sambutan pembukaan sekaligus arahannya tersebut, Gubernur memaparkan ekonomi Kalteng tahun 2021 tumbuh 3,40%, yang didorong oleh perbaikan harga komoditas dan peningkatan aktivitas ekonomi regional, nasional dan global pasca keberhasilan mengendalikan penyebaran Covid-19 dan pencapaian vaksinasi yang tinggi.
Lebih lanjut, Gubernur juga memaparkan capaian makro pembangunan Provinsi Kalteng lainnya, seperti Tingkat Kemiskinan 5,16% yang lebih baik dari capaian nasional 10,14%; Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2021 sebesar 71,25; Gini Ratio sebesar 0,323 yang juga lebih baik dari capaian nasional sebesar 0,384; dan Tingkat Pengangguran Terbuka 4,53% yang lebih rendah dibanding angka nasional 6,49%.
Di samping capaian makro tersebut, menurut Gubernur, Provinsi Kalteng juga berhasil membukukan capaian di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta bidang pendapatan dan belanja daerah, di mana dalam kurun waktu tahun 2017-2021, APBD Provinsi Kalteng cenderung meningkat.
Diakui Gubernur, pada tahun 2021-2022, terdapat penurunan pendapatan dan belanja daerah akibat pandemi Covid-19. Namun demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalteng terus meningkat dalam 3 tahun terakhir.
Gubernur pun berharap, pada tahun 2023 pendapatan Provinsi Kalteng mengalami kenaikan yang disokong oleh PAD dan Dana Bagi Hasil. “Saya meminta Pemerintah Pusat, Kabupaten dan Kota, pelaku usaha dan stakeholders, agar dapat mendukung pengelolaan Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Tengah, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” harap Gubernur. (Suparto)

