BIMA — Javanewsonline.co.id | Pembangunan ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sondosia, Kabupaten Bima, menunjukkan progres menggembirakan. Memasuki minggu ke-10, proyek dua lantai tersebut berjalan sesuai jadwal dan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan rujukan di wilayah barat Kabupaten Bima.

Pantauan di lokasi pada Senin, 13 Oktober 2025, menunjukkan aktivitas pembangunan berlangsung intensif. Sejumlah pekerja fokus menyelesaikan tahap pengecoran lantai dua, sementara alat berat tampak terus beroperasi untuk mempercepat penyelesaian struktur utama bangunan.

Kepala RSUD Sondosia, dr. Firman, MPH, mengatakan pembangunan ruang PICU dan NICU menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas rumah sakit dalam menangani pasien anak dan bayi baru lahir dengan kondisi kritis. Selama ini, pasien dengan kebutuhan perawatan intensif sering kali harus dirujuk ke rumah sakit di kota lain karena keterbatasan fasilitas.

“Pembangunan ini merupakan langkah besar bagi RSUD Sondosia. Nantinya, ruang PICU dan NICU akan membantu penanganan pasien anak dan bayi dengan kondisi kritis tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit lain,” ujar Firman.

Ia menambahkan, fasilitas tersebut juga akan dilengkapi dengan peralatan medis modern sesuai standar pelayanan intensif, termasuk sistem monitoring pasien dan unit pendukung steril. Hal ini diharapkan dapat menekan angka kematian bayi dan anak di wilayah Bima serta mempercepat respons terhadap kasus gawat darurat.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima mengapresiasi progres pembangunan yang dinilai berjalan sesuai rencana. Pihaknya menyatakan akan terus melakukan pemantauan agar seluruh proses sesuai standar mutu dan keamanan konstruksi.

“Kami terus memastikan pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai standar. Harapannya, fasilitas ini segera dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujar salah satu pejabat Dinas Kesehatan.

Pembangunan ruang PICU dan NICU ini ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan. Jika selesai tepat waktu, RSUD Sondosia akan menjadi salah satu rumah sakit rujukan dengan fasilitas intensif anak dan bayi paling lengkap di wilayah barat Bima. Keberadaan dua ruang ini diharapkan menjadi tonggak baru peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Bima. (Teguh}