Magetan – Javanewsonline.co.id | Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Magetan mengalokasikan anggaran hampir Rp100 juta untuk pembangunan paving halaman TK Pancasila II di Desa Cepoko, Kecamatan Panekan. Program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi anak-anak usia dini.
Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dispora Tahun Anggaran 2025, total dana yang digelontorkan mencapai Rp99.992.000. Pengerjaan proyek dipercayakan kepada CV Prastyo Utomo, sementara pengawasan teknis dilakukan oleh CV Pythagoras. Hingga pertengahan September, progres pembangunan tercatat telah mencapai 60 persen.
Plt Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Dispora Magetan, Irawan, melalui stafnya, Sulistiana, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program peningkatan sarana pendidikan di tingkat taman kanak-kanak. “Dengan dipasangnya paving, mudah-mudahan halaman sekolah tidak becek lagi. Anak-anak bisa belajar lebih semangat karena sekolahnya menjadi nyaman dan indah,” ujarnya, Sabtu, 13 September 2025.
Selama ini, halaman TK Pancasila II kerap menjadi persoalan terutama saat musim hujan. Kondisi tanah yang becek sering kali menyulitkan aktivitas anak-anak, bahkan membahayakan ketika mereka bermain. Karena itu, pavingisasi dipandang sebagai solusi praktis sekaligus mendukung upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat.
Dari sisi teknis, konsultan perencana dan pengawas menyebutkan, pengerjaan proyek dilakukan sesuai spesifikasi yang telah disepakati. Material paving dipilih dengan kualitas yang mampu menahan intensitas penggunaan halaman oleh anak-anak dan kegiatan sekolah. “Kami menargetkan pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu, sehingga segera bisa digunakan oleh pihak sekolah,” kata salah seorang konsultan pengawas.
Keberadaan paving diharapkan juga memberi manfaat jangka panjang. Selain meningkatkan kenyamanan, proyek ini dapat mengurangi biaya perawatan halaman sekolah. Jika sebelumnya pihak sekolah kerap mengeluhkan perbaikan akibat kerusakan tanah dan genangan air, dengan pavingisasi, biaya tersebut bisa ditekan.
Program ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar. Orang tua murid menilai langkah pemerintah daerah sudah tepat. “Kami senang sekali, anak-anak jadi bisa bermain dengan aman. Tidak khawatir lagi kalau musim hujan halaman becek,” kata Sri, salah seorang wali murid TK Pancasila II.
Dispora Magetan menegaskan pembangunan fasilitas pendidikan usia dini akan terus menjadi prioritas. Menurut Sulistiana, selain fokus pada kualitas guru dan kurikulum, sarana prasarana sekolah juga memegang peranan penting dalam menunjang tumbuh kembang anak. “Pendidikan usia dini adalah pondasi. Karena itu, fasilitas yang memadai harus kita sediakan,” katanya.
Dengan alokasi anggaran yang hampir Rp100 juta, proyek pavingisasi TK Pancasila II diharapkan menjadi contoh bagi sekolah lain di wilayah Magetan. Pembangunan sederhana namun strategis ini membuktikan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya soal pembelajaran di kelas, melainkan juga soal kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah.
Jika pengerjaan sesuai target, halaman baru TK Pancasila II akan segera bisa digunakan pada akhir tahun ini. (Rend)

