Palangka Raya – Javanewsonline.co.id | Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, masyarakat diperbolehkan mudik lebaran tahun 2022 dengan syarat yang telah diatur.

Berdasarkan survei Litbang Kemenhub RI, potensi peningkatan perjalanan mudik sekira 187,86% atau mencapai 85,5 juta orang, di berbagai sektor transportasi termasuk angkutan udara. “Hal ini disebabkan adanya pengumuman vaksin sebagai syarat perjalanan,” ujarnya.

Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran mengamanatkan kepada seluruh instansi dan petugas terkait, untuk memberikan pelayanan terbaik agar pelaksanaan mudik lebaran dapat berjalan aman dan sehat.

“Pemeriksaan kelaikan sarana transportasi dilakukan secara teliti dan cermat, ketersediaan armada serta kesehatan awak harus menjadi perhatian utama,” ucapnya.

Terkait mudik sehat, pemerintah mewajibkan masyarakat yang akan mudik untuk vaksin booster, vaksin 1 dan 2 maupun screening (Rapid Test Antigen atau PT-PCR), serta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam rangka apel tanda dimulainya Posko Angkutan Lebaran 2022, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah berpesan kepada unsur penyelenggara Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2022, untuk terus berkoordinasi, sinergitas dan komunikasi yang baik, agar posko berjalan dengan baik dan lancar,” paparnya.

Posko dilaksanakan diseluruh simpul transportasi di Kalimantan Tengah, serta diperbatasan darat provinsi kalimantan tengah. Pada lokasi posko tersebut telah disediakan gerai vaksinasi dan dibeberapa lokasi terdapat fasilitas untuk Rapid Test Antigen. (Suparto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.