Barru Javanewsonline.co.id |  – Aksesibilitas menjadi salah satu isu krusial yang terus menjadi perhatian serius di Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru. Dengan lima dusun yang tersebar dan sulit dijangkau kendaraan umum, kebutuhan akan transportasi yang memadai adalah sebuah keharusan. Kepala Desa Jangan-Jangan, Rahman, tak henti-hentinya memutar otak demi kesejahteraan warganya, mulai dari sektor pertanian hingga kebutuhan dasar masyarakat.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang baru-baru ini diselenggarakan kembali menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur dan fasilitas untuk mendukung mobilitas warga. Menjawab tantangan tersebut, Kepala Desa Rahman berinisiatif menyediakan satu unit mobil siaga desa yang baru dan selalu siaga di kediamannya.

Inisiatif ini lahir dari kepedulian Rahman terhadap kondisi geografis desanya. “Kelima dusun ini sangat jauh dan sulit dijangkau kendaraan umum yang bisa masuk,” ungkap Kepala Desa Rahman saat dikonfirmasi. Oleh karena itu, keberadaan mobil siaga ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam mengakses layanan kesehatan, mengangkut hasil pertanian, atau keperluan mendesak lainnya.

Mobil siaga desa ini dibeli menggunakan alokasi Dana Desa (ADD). Rahman menjelaskan bahwa kebijakan penggunaan mobil tersebut adalah dengan sistem tanggung jawab bahan bakar oleh masyarakat yang memanfaatkannya. “Barang siapa masyarakat yang memakai mobil ini harus tanggung bahan bakarnya,” tegasnya.

Kehadiran mobil siaga desa ini disambut baik oleh masyarakat, yang berharap dapat merasakan langsung dampak positifnya dalam kehidupan sehari-hari. Langkah Kepala Desa Rahman ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi warganya. (Nurdin)