Madiun – Javanewsonline.co.id | Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto, menyerahkan 1.407 Sertifikat aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, di Pendopo Muda Graha, Selasa (28/3).

Disamping menyerahkan Sertifikat milik Pemkab Madiun, Menteri Hadi Tjadjonto juga menyerahkan 4 bidang aset milik Pemprov, 35 bidang aset milik BUMN, serta 13 bidang aset milik PLN. Selesai menyerahkan sertifikat di Pendopo Muda Graha , mantan Panglima TNI tersebut juga kembali menyerahkan 22 Sertifikat Wakaf di Masjid At Taqwa, Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan.

 “Tadi saya menyerahkan Sertifikat aset milik Pemkab Madiun, lalu saya menyerahkan Sertifikat tanah Wakaf di Desa Banjarsari Wetan,” tutur Hadi Tjahjanto, saat release pers di Masjid At Taqwa.

Penyerahan Sertifikat aset milik Pemkab maupun Sertifikat tanah wakaf itu, menurut Hadi Tjahjanto, sebagai peran Pemerintah dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah aset Pemerintah dan juga rumah-rumah ibadah tanpa terkecuali dan diskriminasi. 

 “Tujuannya seperti yang disampaikan bapak Presiden, bahwa kita menjamin kebebasan umat untuk beragama dengan aman. Presiden juga menyampaikan beribadah itu dilindungi Konstitusi,” jelas Hadi Tjahjanto.

Sementara itu, Bupati Madiun Ahmad Dawami juga menyampaikan, bahwa semua tanah di Kabupaten Madiun sudah dilakukan pengukuran sejak tahun 2020. Saat ini pihak Pemkab tinggal mengejar sertifikat aset jalan dan sungai.

 “Kita targetkan di tahun 2020 kemarin semua pengukuran. Jadi, kalau pengukuran di Kabupaten Madiun itu sudah lengkap. Dengan pengukuran lengkap ini potensi konflik sudah sangat rendah sekali,” tutur Bupati Madiun, selesai mendampingi Menteri ATR/BPN menyerahkan sertifikat di Masjid At Taqwa.

Targetnya tahun ini, lanjut Bupati Madiun, Pemkab Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sedang mengejar 1.059 bidang aset yang belum bersertifikat, seperti jalan dan sungai.

 “Target tahun ini terkait aset Pemerintah Daerah.Kalau aset Pemerintah Daerah kurang 1059, targetnya tahun ini selesai,” pungkas Bupati Madiun. (YW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.