Blitar – Javanewsonline.co.id | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar mulai membahas rancangan anggaran tahun 2026. Prioritas utama pembangunan akan difokuskan pada infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Rapat paripurna penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 digelar Senin malam lalu (11/08/2025). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD, Susi Narulita Kumala Dewi, dan dihadiri oleh 39 anggota dewan.
Dalam paparannya, Bupati Blitar menyampaikan tiga sektor yang akan menjadi andalan pemerintah kabupaten. Pertama, pembangunan dan perbaikan infrastruktur seperti jalan dan jembatan akan menjadi fokus utama. Tujuannya untuk meningkatkan konektivitas antardesa dan kecamatan, yang diharapkan dapat menggerakkan perekonomian lokal.

Kedua, sektor pendidikan juga mendapat perhatian serius. Pemerintah berencana meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah, serta program pelatihan bagi guru. Langkah ini diambil untuk memastikan generasi muda Blitar memiliki akses pendidikan yang lebih baik dan berkualitas.
Ketiga, di sektor kesehatan, Pemkab Blitar akan memperluas cakupan layanan kesehatan. Rencana pembangunan Puskesmas baru dan peningkatan fasilitas rumah sakit daerah dimasukkan dalam draf KUA-PPAS 2026.
Usai pemaparan, dokumen KUA-PPAS diserahkan secara simbolis kepada pimpinan DPRD. Tahapan selanjutnya adalah pembahasan oleh komisi-komisi di DPRD sebelum disetujui menjadi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Pembahasan ini diperkirakan akan berlangsung alot. Anggota dewan akan mengkaji setiap pos anggaran secara rinci, memastikan setiap alokasi dana tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Blitar. (Ida)

