Mentawai – Javanewsonline.co.id | Program Karya Bhakti Berskala Besar TNI Angkatan Darat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Markas Kodim 0319/Kepulauan Mentawai, Tuapeijat, Rabu (24/6/2026). Program yang berlangsung selama 50 hari tersebut dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan fasilitas umum.

Upacara penutupan dipimpin Kepala Pusat Teritorial TNI AD (Pusterad), Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno, dan dihadiri jajaran TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat penerima manfaat program. Hadir pula Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno, sejumlah pejabat Pusterad, Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana, Wakil Bupati Jakop Saguruk, Ketua DPRD Ibrani Sababalat, serta unsur Forkopimda setempat.
Dalam sambutannya, Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno menyampaikan bahwa pelaksanaan Karya Bhakti Berskala Besar telah berlangsung sejak 5 Mei hingga 24 Juni 2026. Selama periode tersebut, berbagai program fisik berhasil diselesaikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Beberapa kegiatan yang telah rampung antara lain rehabilitasi rumah ibadah, perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor, pembangunan jalan, serta fasilitas sanitasi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD membantu percepatan pembangunan di wilayah terpencil dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan simbolis kunci rumah hasil rehabilitasi kepada warga penerima manfaat. Selain itu, sumur bor dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang telah selesai dibangun turut diserahkan untuk dimanfaatkan masyarakat di sejumlah wilayah di Sipora Utara dan Sipora Selatan.
Meski sebagian besar pekerjaan telah selesai, pembangunan enam unit jembatan masih berlanjut. Menurut Letjen Syafei Kasno, pekerjaan tersebut terkendala cuaca ekstrem dan distribusi material yang cukup sulit. Namun, TNI AD memastikan seluruh pembangunan jembatan akan diselesaikan hingga tuntas.
“Pekerjaan jembatan tetap dilanjutkan sampai selesai agar dapat dimanfaatkan masyarakat. Kami berkomitmen menuntaskan seluruh program yang telah direncanakan,” ujarnya.
Program Karya Bhakti Berskala Besar diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Mentawai. (Rijon)

