Karimun – Javanewsonline.co.id | Pengurus kapal program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kundur, Riski, membantah dugaan adanya pengangkutan beras dan gula tanpa dokumen ke Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Ia menegaskan, seluruh proses distribusi barang pokok itu telah dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kami tidak mungkin berani berlayar kalau tidak sesuai ketentuan. Apalagi ini untuk program Makan Bergizi Gratis dari Presiden,” ujar Riski saat ditemui di Karimun, Rabu, 17 September 2025.

Menurut dia, kapal yang memuat beras dan gula tersebut dilengkapi dokumen resmi, termasuk surat rekomendasi dan dukungan pemasukan barang pokok serta sayur-mayur ke Kabupaten Karimun. Surat itu diterbitkan oleh Bupati Karimun pada 3 September 2025. “Semoga setelah klarifikasi ini, tidak ada lagi pemberitaan miring. Program presiden ini sebaiknya didukung bersama,” katanya.

Isu mengenai dugaan pelayaran tanpa izin itu mencuat pada Sabtu, 13 September 2025, lewat pemberitaan sejumlah media lokal. Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya menyebut adanya indikasi pengangkutan beras dan gula tanpa dokumen. Namun belakangan, ia mengakui bahwa informasi tersebut hanya berdasarkan kabar angin dan belum terkonfirmasi.

“Kemarin saya hanya mendengar isu saja, tapi tidak tahu fakta di lapangan. Atas kekeliruan informasi ini, saya mohon maaf,” ucapnya saat ditemui kembali. Ia menambahkan, maksud penyampaian informasi itu hanya sebatas partisipasi publik, bukan untuk merugikan pihak tertentu. “Tidak ada niat lain. Ke depan saya akan lebih hati-hati dalam menyampaikan informasi.”

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu kebijakan nasional untuk menjamin ketahanan pangan dan gizi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang kerap menghadapi kendala distribusi bahan pokok. Karimun menjadi salah satu daerah penerima distribusi dengan jalur laut.

Klarifikasi dari pengurus kapal MBG sekaligus meluruskan simpang siur yang sempat beredar. Pemerintah daerah pun memastikan dukungan penuh agar distribusi kebutuhan pokok untuk program tersebut berjalan lancar. (Hn)