Sentani – Javanewsonline.co.id | Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Daerah (DETIKDA) Provinsi Papua yang Ke 6, diselenggarakan pada hari Jum’at (5/3) malam di Hotel Sahid – Entrop Jayapura.

DETIKDA Papua diharapkan bisa membawa perubahan yang mengedepankan Teknologi Informasi untuk Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera. Acara tersebut diramaikan dengan pembagian hadiah untuk pemenang lomba PUBG Mobile Championship dan Tiktok Dance Challenge Competition yang sukses diselenggarakan dalam menyambut HUT Ke 6 tersebut.

Kepada Javanewsonline.co.id, Domicus Res Carvallo SE MM selaku Ketua DETIKDA Papua mengatakan, bahwa selama 6 tahun perjalanan, pihaknya sedang mempersiapkan target dan tujuan sesuai dengan visi dan misi Gurbernur Papua yaitu Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera.

“Pada prinsipnya kami berusaha bagaimana masyarakat Papua melek IT. Tetapi, melek IT yang benar, jangan sampai berita yang tidak benar atau Hoax beredar di masyarakat dan diterima mentah-mentah,” ujar Domicus.

Dalam pantauan Javanewsonline.co.id, hadir dalam acara HUT DETIKDA yang Ke 6 ini yaitu Mustakim HR SE SH M.Si MH sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRP Papua, Dr Muhammad Yamin Noch SE M.SA selaku Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) Papua, Para Pemenang Lomba PUBG Mobile Championship dan Tiktok Dance Challenge Competition, serta Pengurus DETIKDA Papua.

Domicus Res Carvallo menjelaskan, bahwa pihaknya pada periode ini sedang mengejar terkait Palapa Ring Timur yang hari ini sudah menggema di seluruh Papua, tetapi pihaknya tidak mengetahui perkembangan terkini terkait hal tersebut.

“Karena berada di Papua, memungkinkan tidak kalau kita yang menggambil bagian dalam mengendalikan pada saat pembenahan Palapa Ring Timur ini dan yang sekarang kita sedang coba adalah bagaimana kita bisa mendapatkan suatu regulasi atau aturan untuk mengtahui tentang tata kelola dari Palapa Ring itu sendiri,” ungkapnya.

Ketua DETIKDA Papua menyampaikan, bahwa pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di tahun 2017, pihaknya mendapatkan jatah bea siswa untuk 60 pemuda melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan S1 maupun S2 yang berada di bawah naungan Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom).

“Saat ini kami sedang mencoba untuk menjajaki, agar kerja sama itu bisa dikembangkan lagi ditahun 2021 dengan cara kita akan sowa kembali perguruan tinggi yang sudah bersedia menerima pemuda/pemudi Papua yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi di bidang TIK,” terangnya.

Ia juga bersyukur atas usia DETIKDA yang ke 6 tahun, karena sampai saat ini pihaknya masih dipercaya untuk menjadi bagian dalam perkembangan TIK di Papua. “Kami membutuhkan dukungan dari rekan-rekan media, agar dapat menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat, karena apapun informasi yang kita sebar ke masyarakat, kalau informasi itu salah, maka dapat memicu banyak hal yang berdampak negatife, terutama informasi yang menyangkut kepada isu sara,” pungkasnya. (Takim) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.