Gowa (Sul-sel)  – Javanewsonline.co.id | Persimpangan empat jalan Masjid Raya, tepatnya di depan Kantor Bupati Gowa terpantau macet. Arus lalu lintas tersebut terhambat lantaran ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi, dilanjutkan ke depan Polres Gowa, untuk meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa juga Aparat Kepolisian agar mengevaluasi kebijakan PPKM, sekaligus menangkap oknum Satpol PP yang arogan, Jumat (16/7).

Selain itu, beberapa spanduk juga dibentangkan mahasiswa, spanduk tersebut bertuliskan “Copot dan Pidanakan Oknum Satpol PP Yang Arogan”. Beberapa buah ban tampak dibakar oleh mahasiswa. Seorang pria dalam orasinya berteriak menggunakan Toa, PPKM di Gowa harus humanis, bukan memperlakukan masyarakat dengan kekerasan.

Pantauan di lokasi, aparat kepolisian dari Polres Gowa tampak berada di lokasi untuk melakukan pengamanan. Mahasiswa yang melakukan aksi sempat menahan mobil Dumptruk sebagai panggung dan melakukan orasi secara bergantian, sekaligus memberikan warning terhadap Bupati Gowa dan Pjs Sekda Gowa.

Selanjutnya Aliansi Mahasiswa melakukan Aksi didepan kantor Polres Gowa, meminta agar Pelaku Satpol PP yang arogan segera ditangkap. Salah satu personil dari Pemkab Gowa mengatakan, belum ada yang melakukan konsolidasi wawancara terkait Pemkab Gowa. Adnan Purictha dan PJS Pemda Gowa Dra Hajja Kamsina MM, saat mau dikonfirmasi mengatakan sedang ada kegiatan dan menyediakan waktu pada malam hari.

Sementara dari pihak kepolisian sudah ada wawancara oleh Kasat Reskrim AKP Jufri Natsir SSos MH, ia mengatakan bahwa sementara pemeriksaan pelaku Satpol PP sudah ditingkatkan statusnya sebagai tersangka, namun belum dilakukan penahanan karena masih menjalani pemeriksaan di Inspektorat Kabupaten Gowa. (Syarif) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.