Oleh: Syamsurijon SH

Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat dipenuhi suasana tegang dan penuh harapan pada 22 Mei 2024. Ratusan wartawan dari berbagai penjuru Sumatera Barat berkumpul, menanti dengan antusias Konferensi Luar Biasa (KLB) PWI Sumbar. Di bawah sorotan lampu, calon-calon ketua yang penuh semangat tampak siap memaparkan visi mereka, sementara bisik-bisik para jurnalis memenuhi ruangan yang berdekorasi megah.

Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat pada 22 Mei 2024 dipenuhi suasana tegang dan penuh harapan. Wartawan dari berbagai penjuru Sumatera Barat berkumpul untuk mengikuti Konferensi Luar Biasa (KLB) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, yang digelar untuk memilih ketua baru organisasi tersebut. KLB kali ini adalah yang pertama diadakan dan merupakan konferensi ke-13 untuk Sumatera Barat.

Widya Navies, yang menjabat sebagai Plt Ketua PWI Sumbar, memimpin jalannya acara yang sangat dinantikan ini. Pemilihan ketua baru ini menjadi penting setelah Ketua terpilih sebelumnya, Basril Basyar, dikenakan sanksi pemberhentian oleh PWI pusat. Hal ini disebabkan karena Basril, saat pencalonan, masih berstatus sebagai anggota aktif ASN, yang melanggar Anggaran Dasar PWI yang ditetapkan pada Kongres PWI 2023 di Bandung. Peraturan baru ini menyatakan bahwa anggota atau pengurus PWI tidak boleh terikat sebagai ASN.

Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansharullah, SP, turut hadir dalam KLB tersebut dan memberikan pesan penting dalam sambutannya. Beliau menekankan pentingnya musyawarah dan mufakat dalam memilih ketua baru, agar tidak terjadi perpecahan di kalangan wartawan dan masyarakat Minang. “Pengalaman berorganisasi mengajarkan kita bahwa mufakat adalah kunci untuk menjaga persatuan dan kekompakan,” ujar Gubernur Mahyeldi di hadapan sekitar 1000 wartawan yang hadir.

Setelah sambutan yang penuh makna dari Gubernur, suasana sedikit mencair dengan sesi foto bersama. Wajah-wajah para calon ketua PWI Sumbar terlihat penuh semangat dan harapan. Mereka adalah tokoh-tokoh yang sudah dikenal dan memiliki rekam jejak yang kuat di dunia jurnalistik.

Dalam konferensi ini, Empat calon bersaing untuk memperebutkan posisi ketua PWI Sumbar. Setiap calon membawa visi dan misi masing-masing untuk memajukan organisasi dan meningkatkan profesionalisme wartawan di Sumatera Barat. Dengan latar belakang yang beragam, mulai dari jurnalis senior hingga akademisi, keempat calon ini siap berkompetisi secara sehat demi kemajuan PWI Sumbar.

Antusiasme para wartawan yang hadir menunjukkan betapa pentingnya pemilihan ini bagi mereka. Mereka berharap ketua baru yang terpilih mampu membawa perubahan positif dan memperkuat peran PWI Sumbar dalam dunia jurnalistik.

Seiring berjalannya waktu, para calon mulai memaparkan visi dan misinya. Suasana pun semakin dinamis, dengan sesi tanya jawab yang interaktif dan penuh semangat. Wartawan yang hadir tampak serius mendengarkan setiap paparan, menunjukkan betapa mereka peduli terhadap masa depan PWI Sumbar.

KLB PWI Sumbar ini bukan hanya sekadar ajang pemilihan ketua, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar wartawan dan memperkuat komitmen bersama untuk memajukan dunia jurnalistik di Sumatera Barat. Siapa pun yang terpilih nanti, diharapkan mampu membawa PWI Sumbar menuju arah yang lebih baik, dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan integritas.

Saat konferensi berakhir, rasa haru dan optimisme terlihat di wajah para peserta. Mereka pulang dengan membawa harapan baru, siap menyongsong masa depan yang lebih cerah di bawah kepemimpinan ketua PWI Sumbar yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.