Blora – Javanewsonline.co.id | Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi, didampingi Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati ST MM, meresmikan fasilitas arena Wall Climbing, yang ada di area lapangan Kridosono Blora, Sabtu (12/3/2022).

Pada kesempatan itu, Bupati juga membuka gelaran Kejuaraan Sirkuit Panjat Tebing Jawa Tengah seri I, yang diselenggarakan pada 12-13 Maret 2022 di Blora, sekaligus membuka gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kab Blora tahun 2022.

Bupati berharap, dengan diresmikannya fasilitas Wall Climbing, nantinya akan semakin banyak lahir atlet-atlet berprestasi dari Blora. Seperti halnya, Agustina Sari dan Berthdigna Devi, atlet panjat tebing dari Blora yang berhasil mempersembahkan medali emas bagi kontingen Jawa Tengah pada PON XX Papua 2022 lalu.

“Kami berharap akan lahir atlet atlet panjat tebing, khususnya dari Blora, untuk menuju prestasi nasional bahkan internasional,” tuturnya.

Pihaknya juga mendorong agar event-event olahraga dari berbagai cabang olahraga (cabor), baik dari tingkat Jawa Tengah hingga nasional agar sering diadakan di Blora.

“Kita ingin agar sering ada event disini. Hari ini tingkat Jawa Tengah ada Panjat Tebing, besok juga saya buka Kejurda Pencak Silat di GOR, Pagar Nusa se-Jawa tengah ada 1500 atlet lebih,” jelasnya.

Ia juga berharap ada cabor-cabor lain yang bisa mengadakan kegiatan seperti ini di Blora, agar Blora lebih semarak dan dikenal. Disampaikannya, Pemkab akan mendukung atlet-atlet Blora untuk berprestasi, termasuk juga kaitannya dengan fasilitas olahraga di Blora akan dibenahi.

“Kita berharap, fasilitas olahraga akan terus kita dorong, kita benahi, dalam rangka mendukung prestasi olahraga,” ucapnya.

Bupati juga berkeinginan agar Wall Climbing bisa menjadi salah satu destinasi olahraga yang ada di Blora. Hadirnya arena Wall Climbing agar bisa dimanfaatkan dengan baik, supaya sekolah-sekolah maupun anak-anak di Blora yang berminat dapat berlatih panjat tebing.

Wall Climbing bisa menjadi salah satu destinasi olahraga, karena tempatnya juga terbuka,maka dari dinas bisa mendukung untuk meramaikannya. Begitupun dengan fasilitas, karena sudah ada fasilitas, sekolah-sekolah dan anak-anak yang berminat, bisa memakai fasilitas tersebut, dari FPTI pun nanti akan menjadwalkannya,” paparnya.

Dengan dibukanya Popda Kabupaten Blora tahun 2022 ini, diharapkan mampu menjadi ajang persiapan bagi atlet-atlet Blora untuk berlaga di tingkat Jawa Tengah. “Porprov itu pesertanya dari Jawa Tengah, tapi tempatnya di Blora. Pembukaan Popda tingkat Blora diharapkan lahir bibit atlet yang akan dilombakan di Porprov Jawa tengah,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, perwakilan KONI Jawa Tengah Sumartono, membacakan sambutan dari Ketua KONI Jawa Tengah Bona Ventura Sulistiana. “KONI Provinsi Jawa Tengah menyambut baik dan bangga atas terselenggaranya Sirkuit Panjat Tebing seri 1 tahun 2022 ini, terselenggara untuk yang pertama,” kata Bona Ventura, dalam sambutan yang dibacakan Sumartono.

Ia menjelaskan, bahwa kejuaraan ini menjadi tolak ukur pengembangan dan peningkatan prestasi, hasil latihan secara rutin para atlet Panjat Tebing di Jawa tengah. “Sirkuit panjat tebing seri 1 tahun 2022 ini sangat strategis, bila dikaitkan dengan persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov yang ke 16 Jawa Tengah,” terangnya.

Ketua KONI Jateng tersebut mengungkapkan, bahwa Cabor Panjat Tebing adalah salah satu Cabor yang secara konsisten menyumbang medali kontingen PON dari Jawa Tengah.

“Pada PON ke 20 di Papua 2021 kemarin, Tim Panjat Tebing Jawa tengah sukses meraih medali 2 emas 1 perak 3 perunggu dan dua diantaranya adalah anak-anak kita dari Kabupaten Blora,” ungkapnya.

KONI Jawa Tengah mengapresiasi Bupati dan jajarannya, atas dibangunnya Arena Panjat Tebing di Kabupaten Blora. “Saya ucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada bapak bupati Blora, yang telah berkenan membangun arena Panjat Tebing di Kab Blora ini bersama jajaran Pemda, saya lihat sangat megah dan top, terima kasih,” pungkasnya.

Kemudian, Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Tengah, Abdul Hamid menjelaskan, bahwa gelaran sirkuit ini sekaligus untuk menggairahkan kembali olahraga Panjat Tebing di Jawa Tengah.

“Sirkuit ini sudah dua tahun berhenti dan kita akan menggairahkan kembali Panjat Tebing di Jawa tengah, karena memang persaingan antar Panjat Tebing di Indonesia sudah sangat ramai dan sangat sengit,” paparnya.

Pihaknya juga mengapresiasi Kabupaten Blora memiliki Atlet Panjat Tebing berprestasi, yang mengharumkan Jawa Tengah dalam gelaran PON Papua kemarin. Ia berharap akan semakin banyak atlet Panjat Tebing berprestasi yang lahir dari Blora dan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Kemarin kita PON sudah melaporkan dua atlet Blora yang meraih medali emas melalui kategori speed beregu, yaitu mbak Bertha (Berthdigna Devi) dan mbak Agustin (Agustina Sari),” terang Abdul Hamid.

Sekarang, lanjutnya, di tengah-tengah kita banyak potensi atlet untuk 4,5, tahun bahkan 10 tahun kedepan. Pihaknya bertekad dalam dua PON mendatang, Jawa Tengah juga bisa menjadi kekuatan yang diperhitungkan daerah lain, khususnya untuk Panjat Tebing.

“Harapannya di sirkuit-sirkuit junior, bagaimana ini bisa mengentaskan atlet-atlet yang mumpuni, yang mampu mengangkat nama klubnya, nama kabupatennya dan nama provinsinya,” terang Abdul Hamid.

Ketua FPTI Jawa Tengah mengapresiasi dukungan dari Pemkab Blora dalam penyelenggaraan Kejuaraan Sirkuit Panjat Tebing Jateng Seri 1 ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Blora, yang telah menyediakan perangkat dan segala fasilitasnya,” ucapnya.

Ia juga diberi kehormatan untuk mencoba wall terbaru di Blora, karena sekali bangun ada tiga kategori, yaitu bolder, speed, sama leads, yang sudah berstandar internasional akan kita coba bersama-sama. Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Agus Ony Setiawan mengungkapkan, bahwa kejuaraan tersebut diikuti 28 kabupaten/kota se Jawa Tengah.

“Total atlet dari perwakilan klub di Jawa Tengah ini, yang mengikuti 176 atlet dari 28 kabupaten, acara ini diadakan selama dua hari pada tanggal 12-13 Maret 2022,” ujar Ony.

Dijelaskannya, dalam Panjat Tebing di Blora kali ini dengan kategori speed climbing untuk KU 10-12, KU 13-15, dan KU 15 ke atas. “Untuk Blora menerjunkan 18 atlet, targetnya untuk FPTI Blora mendapatkan medali,” pungkasnya.

Bupati didampingi Wakil Bupati, perwakilan KONI, FPTI, secara simbolis memasang pin pada Wall Climbing sebagai tanda dibukanya gelaran kejuaraan tersebut. Kemudian, Bupati juga memakaikan kaos seragam kepada salah satu perwakilan atlet. Hadir pada kesempatan itu, Wakapolres Blora, Kepala Dinporabudpar Blora dan jajarannya, serta Kepala OPD terkait, Ketua KONI Blora dan FPTI Blora. (KSo)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.