BANTAENG — Javanewsonine.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merayakan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan menggelar jalan sehat bertajuk “Jalan Sehat Rukun Sama Teman”. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Hitam Seruni pada Jumat (1/5/2026) ini berlangsung meriah dan penuh semangat.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muh. Yusuf. Turut hadir jajaran pemerintah daerah, para tenaga pendidik, peserta didik, hingga masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin menegaskan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momen krusial untuk merefleksikan kembali pentingnya peran strategis pendidikan dan mengapresiasi jasa para pendidik.

“Setiap tahun kita agendakan kegiatan ini karena momen Hari Pendidikan Nasional sangat penting. Kita diingatkan kembali betapa besar jasa para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Fathul Fauzy.

Ia menambahkan, jalan sehat ini tak sekadar menjadi ajang menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar seluruh elemen pendidikan di Kabupaten Bantaeng.

Semarak Rangkaian Hardiknas 2026

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa semarak Hardiknas tahun ini melibatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

Sejumlah agenda telah sukses digelar mendahului acara puncak hari ini, di antaranya:

  • Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu (20–29 April): Diikuti lebih dari 100 tim gabungan dari berbagai jenjang sekolah.
  • Kegiatan Sanitasi Sekolah (28–30 April): Melibatkan satuan pendidikan jenjang TK, SD, hingga SMP.
  • Lomba Rangking 1: Digelar selama dua hari untuk tingkat SD dan SMP.
  • Lomba Karnaval PAUD: Diikuti oleh peserta didik tingkat PAUD dan Kelompok Bermain (KB).

Sebagai puncaknya, kegiatan jalan sehat hari ini berhasil menyedot antusiasme sekitar 5.000 peserta yang terdiri dari para siswa, guru, hingga orang tua murid. Kemeriahan ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong kemajuan kualitas pendidikan serta memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat di Bantaeng. (Agus)