Donggala  –  Javanewsonline.co.id  |  Pos pelayanan terpadu Desa Loli Pesua (Lopes) di Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, menjadi pusat kegiatan penting dalam upaya pencegahan risiko gizi buruk pada anak-anak. Melalui kegiatan Penimbangan anak Baduta, Desa Lopes berkomitmen untuk memantau dan meningkatkan status gizi pertumbuhan anak di bawah dua tahun.

Suci, yang bertanggung jawab atas pendampingan keluarga Baduta, menjelaskan bahwa kegiatan penimbangan ini tidak hanya sebagai monitoring status gizi, tetapi juga merupakan bagian integral dari program percepatan penurunan angka stunting.

“Pendampingan keluarga Baduta kami lakukan untuk memantau dan mengetahui status gizi pertumbuhan anak dengan menggunakan alat penimbangan di puskesmas Desa Loli Pesua. Ini merupakan salah satu upaya nyata dalam program percepatan penurunan angka stunting,” ujar Suci.

Selain pemantauan gizi, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian terhadap anak Baduta. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa setiap anak mendapatkan perhatian kesehatan dan perkembangan yang optimal, sehingga mereka terhindar dari risiko gizi buruk.

“Penting bagi Tim Penggerak Kesejahteraan (TPK) Desa Loli Pesua untuk memahami aspek-aspek seluruh pertumbuhan anak, termasuk aspek motorik dan kognitif. Ini penting agar kita dapat memberikan dukungan holistik kepada peserta Anak Baduta,” tambahnya.

Suci berharap bahwa upaya ini dapat memberikan perhatian personal dan fokus pada kebutuhan tiap peserta Anak Baduta. Dengan demikian, setiap anak Baduta dapat mengalami pertumbuhan yang optimal dan lebih baik pada masa kritis pertumbuhan mereka. (Sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.