Dompu – Javanewsonline.co.id | Hanya karena persoalan kacamata, A Alias Kisan warga Desa Jambu Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu tega menganiaya seorang kakek bernama Ahmad Landa (60), yang juga merupakan warga Desa Jambu, Minggu (8/8) sekira pukul 09:00 Wita.
Penganiayaan tersebut menggunakan senjata tajam. Berawal dari kacamata milik Muhtar Ismail (Kades Jambu) yang dipakai secara bergilir oleh warga, saat tahlilan anak Kades yang meninggal dunia.
Menurut beberapa saksi, kacamata tersebut terakhir dipakai oleh Korban. Guna menanyakan kacamata, Usman yang menyerahkan kacamata kepada korban saat tahlilan mendatangi korban dirumahnya.
Kapolsek Pajo IPDA Rusnadin SH saat dihubungi media via whatsApp menyampaikan, korban mengajak Usman ke rumah Kades, untuk mengkonfirmasi masalah kacamata.
Setelah sampai didepan rumah Kades, sambung Kapolsek, Korban berdiri dengan beberapa warga. Rupanya didalam rumah Kades sudah ada A, yang merupakan Menantu dari Kades Jambu.
Tanpa berkata dan bertanya, A keluar dari rumah Kades dengan membawa sebilah parang, langsung menganiaya korban hingga korban mengalami luka robek yang cukup serius pada leher bagian belakang.
Ipda Rusnadin SH mengungkapkan, akibat sabetan senjata tajam dari pelaku, Korban mengalami luka yang cukup serius pada leher bagian belakang.
Sejumlah warga dan keluarga korban yang melihat kejadian itu langsung menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Jambu untuk mengantar korban ke Puskemas Ranggo agar mendapatkan perawatan.
Sementara sebagian keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pajo. “Beberapa saat setelah menerima laporan, Kami kemudian langsung mengamankan pelaku dan kini telah ditahan di Mapolsek Pajo,” paparnya.
Kapolsek juga telah melakukan penggalangan terhadap keluarga korban dan masyarakat Desa Jambu. Ia berharap agar keluarga korban menyerahkan seutuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan meminta agar tidak main hakim sendiri.
“Kasus penganiayaan ini sudah kami tangani. Oleh karena itu, saya menghimbau dan meminta kepada keluarga korban, agar menyerahkan seutuhnya kasus tersebut kepada kami,” ucapnya. Untuk korban, ungkapnya, Karena lukanya cukup parah, telah dirujuk ke RSUD Dompu. (Teguh BM)

