BLITAR JN, Dalam upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dan mengembangkan ekonomi kreatif, Pemerintah Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, resmi membuka kegiatan Pelatihan Digital Marketing. Program ini merupakan hasil usulan dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang diajukan pada tahun 2025 lalu.

Pelatihan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Blitar ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari unsur pemuda serta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 4–5 November 2026.

Sekretaris Desa Purworejo, Gunawan menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani para pelaku usaha lokal agar dapat memperluas jangkauan pasar dari metode konvensional menuju pasar digital.

“Dalam rangka kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan ekonomi kreatif yang ada di Desa Purworejo, dari usulan Musrenbang di tahun 2025 untuk Desa Purworejo mengusulkan pelatihan digital marketing. Sehingga hari ini dapat dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Blitar dengan jumlah peserta sejumlah 20 orang. Pelatihannya dilaksanakan selama dua hari,” ungkap Sekretaris Desa Purworejo saat ditemui di kantor.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh peserta yang hadir merupakan individu yang telah memiliki produk atau usaha aktif, baik dari kalangan pemuda maupun pelaku UMKM. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya menerima materi seputar strategi pemasaran digital dari narasumber profesional asal Pasuruan, tetapi juga mendapatkan fasilitas pendukung guna menunjang promosi daring.

“Seperangkat alat yang dipergunakan untuk marketing online, seperti sarana untuk live TikTok, sarana untuk foto, dan sebagainya itu, lampu, seperti itu,” tambah Gunawan.

Pemerintah Desa Purworejo berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan, membantu para pelaku usaha lokal dalam meningkatkan omzet penjualan, serta menjadikan produk-produk asal Desa Purworejo semakin dikenal luas di ranah digital.(EDI)