Sumenep – Javanewsonline.co.id  | Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Amanah yang berlokasi di Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, terus berkomitmen memperkuat pembentukan karakter anak sejak dini. Lembaga pendidikan ini secara konsisten menggelar berbagai kegiatan keagamaan dan kebangsaan untuk memperingati momentum penting keislaman maupun nasional.

Ketua Yayasan PAUD Al Amanah, Hafid, S.Pd., menyampaikan bahwa kesuksesan seluruh rangkaian agenda tersebut tidak terlepas dari peran aktif dan sinergi yang kuat dari para wali murid.

“Hampir seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan semarak, menarik, dan sukses berkat besarnya dukungan dari para orang tua murid,” ujar Hafid saat ditemui di kediamannya, belum lama ini.

Hafid menjelaskan, bentuk dukungan para orang tua tidak hanya terbatas pada kehadiran, tetapi juga keterlibatan langsung dalam pelaksanaan acara. Salah satu contohnya terlihat pada peringatan Hari Santri Nasional, di mana para orang tua turut berpartisipasi aktif menyukseskan jalannya upacara bendera.

Tinggi dan luasnya jangkauan kepercayaan masyarakat terhadap PAUD Al Amanah juga tercermin dari latar belakang para peserta didiknya. Saat ini, murid-murid tidak hanya berasal dari Desa Campor Barat, melainkan juga dari beberapa desa tetangga di Kecamatan Ambunten, seperti Desa Beluk Kenek, Desa Beluk Ares, Desa Bukabu, serta Desa Tamba Agung Timur. Bahkan, terdapat pula peserta didik yang berasal dari luar kecamatan.

Secara keseluruhan, PAUD Al Amanah kini membina sebanyak 100 murid laki-laki dan perempuan. Angka ini menegaskan posisi PAUD Al Amanah sebagai lembaga pendidikan anak usia dini yang aktif, inklusif, serta mampu membangun keterlibatan masyarakat secara luas.

Melalui sinergi erat bersama wali murid dan antusiasme warga setempat, pihak pengelola berharap PAUD Al Amanah terus menghadirkan program-program edukatif yang bermanfaat. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan karakter mulia, rasa cinta terhadap nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat semangat kebangsaan para peserta didik sejak usia dini. (Ibnu)