PAINAN – Javanewsonline.co.id | Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) resmi menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I se-Indonesia yang dipusatkan di Gedung Painan Convention Center (PCC), Kompleks Kantor Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Perhelatan akbar yang mempertemukan para perantau dan tokoh lokal ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 7–9 Juli 2026.

Rangkaian acara dibuka pada Selasa pagi dengan kegiatan olahraga jalan santai yang mengambil rute dari pusat kota Painan dan berakhir di kawasan wisata Pantai Carocok. Forum ini menjadi ajang silaturahmi penting untuk menyatukan visi pembangunan daerah.

Pertemuan lintas generasi dan wilayah ini memfokuskan pembahasan pada kolaborasi strategis antara perantau (ranah) dan tokoh yang menetap di kampung halaman (rantau). Ada dua fokus utama yang menjadi agenda bedah masalah dalam Rakernas kali ini:

  • Pembangunan Fisik: Merancang kontribusi perantau terhadap percepatan infrastruktur di Kabupaten Pesisir Selatan.
  • Pembangunan Mental Berkarakter: Menyusun formula jaring pengaman sosial untuk mengatasi berbagai penyakit masyarakat yang marak menyasar generasi muda.

Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret untuk membebaskan Pesisir Selatan dari ancaman balap liar, tawuran pelajar, jerat narkoba, minuman keras, judi online, hingga perilaku seks menyimpang (LGBT).

Tokoh sekaligus pemangku kepentingan di Kabupaten Pesisir Selatan, Zen Datuk Rang Batuah, menyatakan kebanggaannya atas kekompakan para perantau, termasuk dukungan yang mengalir dari pengurus daerah seperti PKPS Kepulauan Mentawai. Menurutnya, keterlibatan aktif warga diaspora sangat krusial untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di kampung halaman.

Melalui Rakernas perdana ini, PKPS menargetkan lahirnya cetak biru (blueprint) kerja sama yang mampu mendorong Pesisir Selatan menjadi daerah yang madani, aman, dan religius, tanpa kehilangan identitas kulturalnya yang khas. (Rijon)