Donggala — Javanewsonline.co.id Bupati Donggala Vera Elena Laruni menghadiri puncak panen raya padi sawah di Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Rabu (15/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional 2026.
Dalam acara itu, Bupati bersama jajaran Forkopimda turut melakukan pemotongan padi secara simbolis sebagai tanda dimulainya panen raya di wilayah tersebut.
Vera menyampaikan bahwa Kecamatan Sojol merupakan salah satu daerah penyangga pangan penting di Kabupaten Donggala. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan.
Ia menjelaskan, anggaran daerah saat ini difokuskan pada empat prioritas utama, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan, termasuk penanganan dampak bencana alam yang masih berlanjut sejak 2025 hingga awal 2026.
Namun demikian, Vera mengakui pemerintah daerah tengah menghadapi tekanan fiskal akibat pemotongan dana transfer dari pusat. Kondisi tersebut berdampak pada penyesuaian sejumlah pos anggaran, mulai dari tunjangan kinerja ASN, honorarium, hingga biaya operasional kepala daerah.
“Ini bukan keputusan yang mudah. Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar kembali kepada rakyat,” ujarnya.
Untuk memperkuat sektor pertanian, Pemkab Donggala telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya melindungi lahan pertanian produktif, memperbaiki distribusi pupuk dan sarana produksi, serta mendorong pengolahan hasil pertanian di tingkat desa guna meningkatkan nilai tambah.
Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen memastikan Donggala berperan aktif dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Melalui momentum panen raya ini, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat dan mampu memperkuat ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di Kabupaten Donggala. (sir)

