Sambas – Javanewsonline.co.id | Anggota DPR RI Komisi V Boyman Harun menggelar kegiatan reses di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Senin (15/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Sambas itu dihadiri sekitar seribu peserta yang terdiri dari kader dan simpatisan Partai Amanat Nasional (PAN) dari berbagai kecamatan.

Reses tersebut menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat, terutama terkait pembangunan infrastruktur strategis di wilayah perbatasan. Sejumlah isu mengemuka, salah satunya usulan pembangunan duplikat Jembatan Batu (Geratak Batu) yang dinilai sudah tidak layak karena usianya yang mencapai lebih dari delapan dekade.
Boyman Harun bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat Chandra dan Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Sarif Hidayat turut melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan tersebut. Selain itu, rombongan juga meninjau rencana pembangunan lapangan voli terpadu di sekitar Asrama Haji Kabupaten Sambas.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Maskur, anggota DPRD Kabupaten Sambas Ramzi, Nandes, Harni, dan Anton Julius, serta pengurus PAN dari tingkat DPW hingga DPRt. Perwakilan Kementerian PUPR juga turut mengikuti rangkaian kegiatan.
Ketua DPD PAN Sambas Maskur mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Ia menyebut sejumlah aspirasi masyarakat sebelumnya telah terealisasi melalui program dan pokok-pokok pikiran Boyman Harun, seperti P3AI, PISEW, bedah rumah, pemecah ombak, renovasi madrasah, sanitasi, hingga pipanisasi PDAM Muare Ulakan.
“Saya melihat langsung antusiasme masyarakat. Kehadiran sekitar seribu orang menunjukkan reses ini benar-benar menjadi ruang aspirasi rakyat,” kata Maskur.
Anggota DPRD Sambas Ramzi mengatakan, pembangunan duplikat Jembatan Batu sangat mendesak mengingat usia dan kondisi jembatan yang dibangun sejak masa kolonial Belanda tersebut. Menurut dia, pelebaran atau pembangunan jembatan baru sangat diperlukan demi keselamatan dan kelancaran mobilitas warga.
“Kehadiran Pak Boyman dan komitmennya memperjuangkan duplikat jembatan ini menunjukkan keberpihakan nyata kepada kebutuhan masyarakat. Kami berharap ini dapat segera terwujud,” ujar Ramzi.
Reses tersebut dinilai mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Sambas. (Usman/tim)

