Oleh: Teguh.

Suasana hangat menyelimuti halaman Kantor Bupati Bima saat deretan guru dan kepala sekolah dari Kecamatan Monta menerima piagam penghargaan langsung dari Bupati Ady Mahyudi. Di tengah tepuk tangan dan senyum bangga, apresiasi itu menjadi simbol pengakuan atas kerja keras para pendidik yang berhasil membawa kemajuan nyata bagi dunia pendidikan di pelosok Bima.

Pagi itu, suasana di halaman Kantor Bupati Bima terasa lebih semarak dari biasanya. Sejumlah kepala sekolah, guru, dan pengawas pendidikan dari Kecamatan Monta tampak hadir dengan wajah sumringah. Di tangan mereka, piagam-piagam penghargaan berlogo Pemerintah Kabupaten Bima siap dibagikan—bukti apresiasi atas kerja keras mereka dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah selatan Bima.

Acara sederhana namun penuh makna itu berlangsung pada Senin (14/10/2025). Bupati Bima, Ady Mahyudi, hadir langsung untuk menyerahkan penghargaan kepada sekolah-sekolah berprestasi melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Monta, Bahtiar, S.Pd.. Dalam sambutannya, Ady Mahyudi tak sekadar menyampaikan selamat, tetapi juga kebanggaan yang tulus kepada para pendidik yang telah berjuang di tengah keterbatasan.

“Sekolah-sekolah di Kecamatan Monta telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Mereka berinovasi, berprestasi, dan menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain di Kabupaten Bima,” ujar Bupati dengan nada hangat.

Di hadapan para tamu undangan, Ady menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk pengakuan terhadap ketekunan para guru dan kepala sekolah yang terus bekerja di garis depan pendidikan. Ia berharap semangat kompetisi sehat antar sekolah dapat terus tumbuh, diiringi kolaborasi untuk membangun generasi muda yang unggul dan berkarakter.

“Piagam ini mungkin sederhana, tapi maknanya besar. Ia menjadi simbol semangat baru agar para guru dan siswa tak berhenti berinovasi,” tambahnya.

Dari deretan sekolah yang menerima penghargaan, nama MIS Tangga Monta mencuri perhatian. Sekolah ini berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang—dari pengelolaan manajemen yang transparan, inovasi pembelajaran berbasis lingkungan, hingga capaian akademik dan non-akademik siswa. Keberhasilan mereka dinilai sebagai bukti nyata bahwa semangat pendidikan tidak selalu tumbuh di kota besar, tetapi juga di pelosok kecamatan yang jauh dari hiruk pikuk pusat pemerintahan.

Sementara itu, Bahtiar, S.Pd, selaku Korwil Pendidikan Kecamatan Monta, mengaku penghargaan dari Bupati menjadi sumber energi baru bagi para pendidik di wilayahnya.

“Perhatian pemerintah daerah sangat berarti bagi kami. Ini menjadi pengingat bahwa kerja keras di lapangan tidak sia-sia,” ujarnya dengan mata berbinar.

Menurut Bahtiar, tantangan pendidikan di Monta bukan perkara kecil. Akses transportasi, keterbatasan fasilitas belajar, dan minimnya sumber daya masih menjadi kendala. Namun, dengan dukungan moral seperti ini, semangat para guru untuk membenahi pendidikan tak pernah surut.

“Kami tidak hanya ingin mencetak nilai akademik tinggi, tapi juga karakter kuat. Karena dari sinilah masa depan Bima bermula,” tuturnya.

Acara pagi itu ditutup dengan foto bersama di tangga kantor bupati. Wajah-wajah penuh semangat tampak berdiri tegak sambil menggenggam piagam di dada. Di balik senyum mereka, terselip keyakinan bahwa pendidikan di Monta sedang menuju arah yang lebih baik pelan, tapi pasti.

Dan di antara gema tepuk tangan dan kamera yang berkilat, terasa satu hal sederhana namun kuat: penghargaan bukan sekadar hadiah, melainkan pengingat bahwa setiap langkah kecil menuju kemajuan pantas dirayakan. ***