Blitar –  Javanewsonline.co.id | Kabupaten Blitar menyemarakkan peringatan hari jadinya yang ke-701 dengan sebuah prosesi adat agung, Pisowanan Ageng, yang digelar di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Selasa, 5 Agustus 2025. Acara ini menjadi puncak perayaan, sebuah momen khidmat yang mengumpulkan para pemangku kepentingan daerah dan masyarakat untuk merenungkan sejarah panjang kota ini.

Sejak pagi, suasana di sekitar Pendopo Ronggo Hadinegoro sudah terasa berbeda. Para pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hadir mengenakan busana adat Jawa lengkap. Penampilan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud penghormatan terhadap leluhur dan pelestarian budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

Pisowanan Ageng kali ini mengusung tema “Blitar Digdaya, Jaya Linuwih”. Sebuah frasa yang mencerminkan harapan dan tekad untuk menjadikan Blitar sebagai daerah yang kuat, unggul, dan sejahtera. Dalam pidato-pidato singkatnya, para pemimpin daerah menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan. Tradisi dan nilai-nilai luhur dianggap sebagai peta jalan untuk menghadapi tantangan zaman.

DPRD Kabupaten Blitar, melalui kehadirannya, menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung kebijakan pembangunan yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berpihak pada budaya dan keberlanjutan lingkungan.

Mereka melihat bahwa identitas Blitar yang kuat, yang terpancar dalam Pisowanan Ageng, adalah modal berharga untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh warganya. Prosesi ini bukan hanya perayaan, melainkan sebuah ikrar bersama untuk terus melestarikan warisan masa lalu sambil merajut masa depan yang gemilang. (Ida)