MAKASSAR – Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Bantaeng mengambil langkah proaktif dalam mencegah penyimpangan pengelolaan keuangan desa dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa. Acara yang fokus pada pengadaan barang dan jasa serta penerapan aplikasi Siskeudes versi 2.0.7 ini menyasar Kepala Desa dan Pengelola Keuangan Desa se-Bantaeng. Bimtek berlangsung di Hotel Grand Asia, Makassar, pada Kamis, 10 Juli 2025.

Bimtek ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2023 tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menjelaskan bahwa Bimtek ini adalah langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam mencegah penyimpangan sejak dini. “Ini juga menjadi sarana penting dalam memperkenalkan dan mengoptimalkan penggunaan aplikasi Siskeudes online versi 2.0.7 sebagai alat bantu utama dalam pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi,” tutur Bupati.
Bupati juga menekankan empat pesan penting kepada seluruh peserta:
- Pahami aturan dan laksanakan sesuai prosedur.
- Gunakan Siskeudes online secara maksimal.
- Bangun integritas dan hindari penyimpangan.
- Perkuat kolaborasi antara Pemerintah Desa, Camat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Anak (PMD-PPPA), Inspektorat Daerah, dan Aparat Penegak Hukum (APH).
“Mari perkuat sinergitas pembinaan dan pengawasan, yang merupakan bagian dari upaya memperbaiki, bukan mencari kesalahan. Komunikasikan dengan baik setiap hambatan atau kendala yang dihadapi di lapangan,” ujar Bupati, menekankan pendekatan pembinaan.
Kegiatan Bimtek ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan Rasono, Ketua DPRD Bantaeng H. Budi Santoso, Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, perwakilan Kejaksaan Negeri Bantaeng, serta sejumlah pejabat penting lainnya dan seluruh peserta Bimtek. (Agus)

