Magetan – Javanewsonline.co.id | Pada hari ini, 12 Oktober 2024, Kabupaten Magetan memperingati hari jadinya yang ke-349, yang berakar dari pelantikan Gondokusumo, atau Basah Bibit, oleh Ki Mageti sebagai Bupati Magetan pertama pada 12 Oktober 1675. Setiap tahun, tanggal ini diperingati sebagai tonggak sejarah bagi daerah ini.

Upacara peringatan yang digelar di Alun-alun Magetan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizhamul, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, Nizhamul menekankan makna penting dari perayaan ini sebagai momentum untuk terus membangun dan memajukan Magetan.
“Semangat hari jadi Magetan harus menjadi spirit untuk membawa Magetan ke arah yang lebih baik dan lebih sejahtera di masa depan,” ujar Nizhamul.
Tema yang diusung untuk peringatan hari jadi Kabupaten Magetan tahun ini adalah “Magetan Cerdas Maju Berkualitas,” sementara untuk Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-79, tema yang diambil adalah “Jawa Timur Bersatu Untuk Maju.”teganya.
Meskipun masa jabatannya sebagai Pj Bupati terbilang singkat, Nizhamul menunjukkan komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, khususnya dalam pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pengembangan sektor pendidikan.
Selain pendidikan, sektor pariwisata menjadi sorotan dalam upacara ini. Nizhamul menjelaskan potensi pariwisata alam yang kuat di Magetan, berkat kekayaan alam yang dimiliki.
“Kami telah meninjau sirkuit di Parang yang bisa menjadi kebanggaan bagi Magetan, terutama karena putra daerah seperti Mario Aji yang berprestasi di dunia balap internasional. Dukungan terhadap prestasi anak muda sangat penting untuk terus memajukan Magetan,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Nizhamul berharap Provinsi Jawa Timur dapat memberikan perhatian lebih terhadap Magetan, terutama dalam hal anggaran dan investasi. “Banyak area yang masih membutuhkan sentuhan, tetapi keterbatasan anggaran menjadi kendala,” harapnya.
Peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang refleksi bagi kemajuan yang telah dicapai, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan di masa depan. (ren)

