Blitar – Javanewsonline.co.id | Selasa 19 Maret 2024 – Jelang Pilkada 2024, suasana politik mulai memanas meskipun belum ada kepastian terkait calon Bupati yang akan bertarung. Namun, percakapan di tingkat masyarakat, terutama di pedesaan, telah menghangat, mempertimbangkan siapa yang layak dipilih sebagai pemimpin berikutnya.

Supriono, seorang kepala desa di Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar yang memiliki pengalaman panjang, dalam wawancara pada Senin (18/3) di rumahnya, menyatakan,

“Kami akan memilih calon Bupati Blitar yang memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Artinya, 71 desa yang saat ini memiliki masalah keuangan, khususnya di Kecamatan Bakung, termasuk desa yang saya pimpin, sepakat hanya akan mendukung calon Bupati yang siap memperhatikan nasib kami,”ujarnya.

Supriono menjelaskan, “Desa ‘minus PAD’ merujuk pada desa yang tidak memiliki Pendapatan Asli Desa (PAD) atau memiliki PAD tetapi sangat minim, sehingga secara efektif tidak mampu menghasilkan pendapatan yang memadai. Di Kabupaten Blitar, terdapat total 71 desa dengan kondisi serupa. Selama ini, sumber pendapatan utama kami hanyalah dana desa (Siltap). Kami berharap calon Bupati yang terpilih akan memahami dan bersedia mengubah kondisi prihatin ini,”jelasnya.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu acuan penting bagi masyarakat dalam menentukan pilihan pada Pilkada 2024. Harapan besar mereka adalah terwujudnya perubahan yang diinginkan. Diharapkan, calon Bupati terpilih nantinya akan menjadi pilihan terbaik dan dapat dipercaya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Blitar. (Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.