Indramayu,Javanewsonline.co.id |Jumat, 1 Maret 2024 | Rapat Pleno hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di tingkat Kabupaten Indramayu menyatakan kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Pasangan ini meraih 716.780 suara atau sekitar 68,33 persen dari total suara.
Hasil ini menempatkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di posisi kedua dengan perolehan 174.026 suara atau 16,58 persen, sementara pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di posisi terakhir dengan 131.030 suara atau 12,48 persen. Penetapan ini disampaikan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi di KPU setempat pada Kamis, 29 Februari 2024.
Ketua KPU Indramayu, Masykur, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 di Kabupaten Indramayu. Tingkat partisipasi masyarakat mencapai 76 persen, naik dibandingkan Pemilu 2019 yang hanya 74 persen.
“Tingkat partisipasi masyarakat sebesar 76 persen sudah bagus, meskipun target nasional adalah 80 persen,” ungkap Masykur usai rapat pleno.
Meski demikian, ada penolakan dari saksi pasangan Ganjar-Mahfud untuk menandatangani berita acara hasil pemilihan presiden. Masykur menyatakan bahwa hal ini merupakan hak dan kewenangan saksi paslon 03 untuk tidak menandatangani hasil rekapitulasi dan penghitungan suara PPWP di tingkat Kabupaten Indramayu.
Penolakan ini didasari oleh dugaan kecurangan, termasuk cawe-cawe dari Presiden Jokowi, penggunaan bansos sebagai alat kampanye, dan penggunaan APBN untuk pasangan tertentu. Ibnu Khaldun, Saksi Paslon Capres 03, menyatakan penolakan mereka, namun tetap menandatangani berita acara hasil pemilihan legislatif di Indramayu.
Situasi ini menunjukkan ketegangan di tingkat lokal terkait hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dan pihak terkait diharapkan dapat menanggapi dengan transparan dan adil untuk menjaga kepercayaan masyarakat pada proses demokrasi. (Bunyamin)

