Mentawai – Javanewsonline.co.id | Jumat, 8 Maret 2024, Peristiwa tragis kebakaran melanda desa Sioban, kecamatan Sipora Selatan, Mentawai, Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan Ruko PMD milik Mastaida Simanungkalit, (60) seorang pedagang.
Kasat Pol PP Provinsi dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mentawai, melalui deteksi dan upaya pencegahan gangguan ketentraman dan ketertiban umum, memberikan laporan terkait peristiwa ini. Menurut laporan, kebakaran bermula dari Gudang Pangkalan Minyak Tanah yang merupakan bagian dari Toko Ms Jaya.
Kronologis kejadian terungkap bahwa salah satu karyawan, Erkolius (22 tahun), sedang melakukan penyalinan Minyak Pertalite ke dalam Jrigen kecil. Saat yang bersamaan, Erkolius juga memotong tali plastik untuk mengikat tutup Jrigen menggunakan mancis. Api tiba-tiba menyambar ke Jrigen pertalite, dan upaya pemadam api oleh Erkolius dan dua rekannya tidak berhasil menghentikan laju kobaran api.
Warga sekitar turut berinisiatif membantu menyelamatkan barang-barang korban dan memadamkan api. Pada pukul 17:00 Wib, mobil Damkar milik Pemda Mentawai tiba di lokasi untuk membantu memadamkan api. Meski upaya pemadaman dilakukan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19:50 Wib.
Beruntung, sebagian besar barang dari toko tersebut dapat diselamatkan oleh warga setempat. Namun, kerugian korban diperkirakan mencapai Rp. 600.000.000,-
Peristiwa kebakaran ini juga memicu keterlibatan masyarakat dalam rangka menjaga ketertiban umum dan keamanan di wilayah tersebut. Pihak berwenang mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan pemerintah terkait pemadam kebakaran, serta tindakan pencegahan guna menghindari peristiwa serupa di masa mendatang.
Pihak kepolisian dan Satpol PP berharap agar masyarakat senantiasa waspada terhadap risiko kebakaran dan turut berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah.
Setelah berbagai upaya keras dari anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Sipora Selatan dan anggota Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabuapten Mentawai, kobaran api yang melanda desa Sioban berhasil dipadamkan. Informasi terakhir yang diterima menyebutkan bahwa pada saat berita ini diturunkan, api sudah berhasil dikendalikan sepenuhnya.
“Saat ini, semua anggota Pol PP Sipsel dan anggota Damkar Tpj telah berupaya keras mengamankan lokasi kejadian bahwa api sudah dapat dipadamkan,” ungkapnya.
Berdasarkan laporan terbaru, sejumlah petugas Damkar dan Pol PP turut serta dalam proses pemadaman yang dilakukan sejak kebakaran terjadi. Upaya koordinasi dan sinergi antarinstansi tersebut menjadi kunci berhasilnya pemadaman yang dilakukan dengan cepat dan efektif.
Peran aktif masyarakat setempat juga sangat membantu dalam menanggulangi bencana ini. Sementara api sudah berhasil dipadamkan, pihak terkait masih melakukan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan tidak adanya titik api yang tersisa.
Meski kerugian materiil diperkirakan cukup besar, keberhasilan pemadaman ini memberikan semangat baru bagi warga Sioban dan sekitarnya. Proses evakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan juga terus berlangsung dengan dukungan solidaritas dari masyarakat.
Pihak berwenang mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran di masa mendatang dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan dalam rangka menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Seluruh instansi terkait, termasuk Pol PP dan Damkar, berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan upaya pencegahan guna menghindari peristiwa serupa di wilayah tersebut. (Syamsurijon)

