Magetan – Javanewsonline.co.id | Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya Sarangan – Plaosan di atas area wisata alami “LAWU GREEN FOREST” pada hari Minggu, 3 Maret 2024, sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden ini melibatkan satu unit Isuzu Elf dengan nomor polisi S 7283 A yang dikemudikan oleh Supriyanto (43), membawa 14 penumpang.
Diduga kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman, menyebabkan laju kendaraan menjadi labil, oleng, dan akhirnya terguling ke kanan. Dari total penumpang, 10 mengalami luka ringan, termasuk pengemudi, sementara 4 penumpang lainnya tidak mengalami luka dan semuanya dalam kondisi sadar. Kerusakan pada sisi kanan kendaraan terlihat signifikan dengan bagian bodi ringsek dan kaca pecah.
Petugas Satlantas Polres Magetan merespons cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Setelah tiba di lokasi kejadian, petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Kecelakaan ini menyebabkan gangguan sementara pada arus lalu lintas di jalur Sarangan – Plaosan. Namun, petugas Satlantas dengan sigap mengatur lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan kendaraan yang melintas.
Proses evakuasi korban dan kendaraan dilakukan dengan cepat. Masyarakat setempat juga turut membantu petugas dalam mengangkat dan mengevakuasi kendaraan yang terguling, serta membawa para korban ke puskesmas terdekat.
Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo, menjelaskan bahwa kecelakaan ini diduga disebabkan oleh gangguan pada sistem pengereman kendaraan.
“Kendaraan Isuzu Elf dengan nomor polisi S 7283 A, yang dikemudikan oleh Supriyanto, melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di TKP, kendaraan mengalami kendala pada sistem pengereman sehingga oleng dan terguling ke kanan,” ungkap AKP Budi Kuncahyo.
Pihak kepolisian mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, waspada, dan fokus saat berkendara. Budi Kuncahyo menekankan pentingnya memastikan kondisi prima kendaraan sebelum melakukan perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, dan menggunakan sabuk pengaman demi keselamatan diri. (Ren)

