Tubaba  – Javanewsonline.co.id |  Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si, turut hadir dalam Kegiatan Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri, atau yang lebih akrab disebut “Kenduri” Desa Damai di Sesat Agung Kompleks Islamic Canter. Acara ini tidak sekadar merupakan pertemuan warga desa, melainkan memiliki tujuan besar, yaitu pencegahan radikalisme dan terorisme, Kamis (23/11).

Sebagai pembuka, Pj Bupati Tubaba menekankan signifikansi kegiatan ini dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekaligus sebagai upaya nyata pencegahan radikalisme dan terorisme. Radikalisme dan terorisme, menurutnya, merupakan ancaman serius yang dapat mengganggu keamanan dan perdamaian masyarakat.

“Sebagai masyarakat Desa Damai, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa lingkungan tempat tinggal kami tetap aman dan damai,” ungkapnya dengan tegas.

Melalui Kenduri ini, Pj Bupati berharap dapat membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembangnya ideologi radikal dan praktik terorisme. Komitmen penuh diberikannya sebagai bentuk dukungan terus-menerus terhadap upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid, SE., MM., serta Akademisi dan Praktisi Film Swastika Nohara, S.Psi., MA. Kenduri Desa Damai semakin menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah potensi ancaman radikalisme dan terorisme di tingkat lokal.

Dengan partisipasi semua pihak, diharapkan Desa Damai tetap menjadi contoh keberagaman dan toleransi, menjadikannya kuat dalam menjaga kedamaian dan harmoni. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.