Pangkalan Kerinci – Javanewsonlune.co.id | Salah satu mitra April Group di bawah naungan PT RAPP yakni PT Prima Transportasi Service Indonesia (PTSI), beberapa karyawan menggelar aksi demo damai di depan Pos satu PT Riau Andalan Pulp And Paper yang beroperasi di wilayah pemerintahaan Kabupaten Pelalawan, Senin (12/6).

Aksi demo damai oleh para pekerja menggelar tenda dengan berdinding kain putih bertuliskan PHK Korban April Group PTSI, Pak Tanoto Jangan Telantarkan dan Kami Mencari Keadilan Sesuap Nasi.

Adapun tuntutan dari aksi demo meliputi :

  1. Korban Kecelakaan kerja berunjuk kepada Status ke tidak pastian hubungan kerja dan pekerja tidak di bayarkan upah.
  2. Kasus Ketidak pastian hubungan/status tidak jelas hubungan kerja pekerja yang insiden
  3. Kasus PHK Sepihak Ketua PUK SPDT FSPMI PT Prima Transportasi Servis Indonesia (PTSI)
  4. Sudah hampir 3 Bulan Pekerja kecelakaan kerja tidak di bayarkan upah nya,
  5. Perusahaan di duga tidak memanusiakan pekerja
  6. di duga objek vital berbahaya April Group (RAPP).

Saat di konfirmasi awak media, Nofri Hendra menjelaskan bahwa aksi ini merupakan spontanitas dan wujud ketidak ada rasa keadilan lagi.

“Hampir tiga bulan teman kita Edwin tidak dibayarkan upahnya, Pakpahan sudah empat bulan tidak tahu kejelasannya dan saya sebagai ketua pimpinan organisasi mendampingi teman-teman juga ter PHK,” paparnya.

Dalam aksi ini Nofri menjelaskan, bahwa ia ingin manajemen untuk melihat kami dan pekerja Edwin tidak mampu lagi untuk membayar sewa rumah karena sudah tidak dibayarkan upahnya lagi.

Dengan aksi ini, Nofri berharap, agar pihak manajemen terketuk pintu hatinya sebab pekerja butuh keadilan.

Di tempat terpisah, Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Mahendra Yudhi Lubis SH MH saat melakukan pengamanan aksi demo bersama jajarannya menyampaikan, bahwa aksi demo ini terkait tenaga kerja PTSI dengan beberapa karyawannya mengambil langkah mediasi kembali dan permasalahannya akan dibawa ke Polres untuk diselesaikan.

Dari pantauan awak media di lapangan, selama aksi demo berlangsung dan di lakukan oleh beberapa pekerja PTSI berjalan damai dan kondusif. (Erizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.