Takalar – Javanewsonline.co.id | Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto SIK MH pastikan tidak ada bom atau bahan berbahaya lainnya di Toko Risma JaIan Pendidikan, Desa Bontolanra Kec Galesong Utara Kab Takalar Sulawesi Selatan, Sabtu (16/1).
Hal tersebut disampaikan Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, saat terjun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan Tim Jibom bersama Wanteror Gegana Brimob Polda Sulsel dipimpin oleh AKBP Dr Sahruna Nasrun SE MM untuk melakukan sterilisasi di toko Risma dan sekitarnya.

Kapolres Takalar menambahkan, Tim jihandak bom (Jibom) dan Wanteror telah melakukan sterilisasi. “Alhamdulillah tidak ditemukan bahan peledak atau bahan berbahaya lainnya, kita pastikan situasi aman dan terkendali,” tegas Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto.
Sterilisasi dilakukan di Toko Risma, setelah Personel Polsek Galut menerima laporan dari pemilik toko H Jamaluddin Dg Sese, bersama surat ancaman teror bom yang ditujukan untuk toko Risma yang dibawa oleh orang yang tidak dikenal pada pukul 14.50 Wita.

Surat tersebut isinya memberitahukan bahwa telah diletakkan Bom jenis Nitrogen yang menggunakan waktu dan bisa diledakkan melalui alat pengontrol, dengan radius ledakan sejauh 30 km.
Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto saat menerima laporan langsung terjun ke TKP, sekaligus meminta bantuan Tim Jibom Gegana Polda Sulsel untuk sterilisasi TKP. “Sterilisasi telah dilakukan, kita pastikan tidak ada Bom atau benda yang mencurigakan lainnya, semuanya aman. Kami harap kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik,” tutupnya. (Muhammad Rusli/*)

