Javanews.co.id (Sor-Sel) | Desianus Watho, salah satu tokoh muda asal distrik Wayer, Sor-Sel dipercaya jadi Ketua PPD ditingkat distrik menilai, bahwa Pilkada seretak tahun 2020 ini merupakan sebuah proses politik dimasyarakat untuk bisa berpikir rasional dalam mengenal sosok calon pemimpin daerahnya secara baik.
Dia mengatakan, bahwa pada saat rapat pleno penetapan suara pemilihan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sorong Selatan berjalan cukup. “Saya berucap ribu syukur doa kepada seluruh warga masyarakat di kabupaten sorong selatan, khususnya masyarakat di distrik wayer sudah mulai mengalami perubahan dalam mengikuti pesta demokrasi di tahun 2020 ini,” katanya kepada wartawan media ini.
Dalam proses menjadi Panitia Pemilihan Daerah (PPD) selama 4 bulan ada rasa khawatir dalam hal keamanannya. “Sangat khawatir diwilayah pemilihan wayer raya karena saya anggap tidak aman. Namun ditahun 2020 ini, wayer raya agak sudah aman,” ungkapnya.
Hal ini pun dikatakan oleh Ketua Panwas Distrik Wayer, Melkisedek Ani, yang menyampaikan rasa terima kasih dan rasa syukur tak terhingga dalam perjalanan pesta demokrasi di Pilkada tahun 2020 wilayah Wayer Raya yang masuk ‘Zona Merah’ telah terjadi perubahan besar dan terbilang cukup baik di wilayah Sorong Selatan ini
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua elemen masyarakat khususnya di wilayah distrik wayer yang telah mengawal pesta demokrasi kemarin sudah berjalan aman dan damai,” ujarnya.
Melkisedek Ani juga menambahkan, dengan melihat proses pesta demokrasi tahun 2020 ini bisa berjalan lebih baik lagi dimasa yang akan datang menjadikan lebih akuntabel, dan mempunyai kepastian hukum untuk menjadikan landasan rujukan ditahun – tahun yang akan datang. (Agus Semunya)

