TUAPEIJAT — Javanewsonline.co.id | Sebanyak 26 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan 80 persen dari Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk, SE, Selasa (27/5/2025). Penyerahan dilakukan secara langsung dalam sebuah seremoni resmi di Tuapeijat.

Shinta Rumahhorbo,
salah satu C P N S yang akan bertugas
di BKPSDM Kep. Mentawai

Ke-26 CPNS tersebut berasal dari berbagai formasi kedinasan, seperti tenaga kesehatan dan tenaga teknis yang akan bertugas di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Mentawai. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jakop Saguruk menegaskan pentingnya etos kerja yang tinggi, loyalitas, dan kemampuan bekerja dalam tim.

“Saudara-saudara yang baru menerima SK ini harus bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh dedikasi, loyalitas, dan beretika. Jangan bekerja sendiri-sendiri, tapi harus bisa bekerja sama dalam tim,” kata Jakop dalam sambutannya.

Dalam konferensi pers usai penyerahan SK, Jakop menyatakan bahwa kinerja para CPNS akan terus dipantau secara berkala. Mereka yang menunjukkan kinerja baik akan diusulkan untuk menerima SK 100 persen.

“Kalau mereka menunjukkan kinerja yang baik, kita akan usulkan pengangkatan 100 persen. Tapi kalau terbukti melakukan pelanggaran disiplin, tidak masuk kerja, atau melakukan tindakan tercela, maka sudah pasti tidak akan diangkat jadi PNS. Bahkan bisa saja diberhentikan,” tegasnya.

Wakil Bupati juga menambahkan bahwa keberadaan 26 CPNS ini sangat penting untuk mengisi kekosongan jabatan akibat banyaknya pegawai senior yang akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat. Oleh karena itu, ia berharap para CPNS dapat bekerja secara cerdas dan melayani masyarakat dengan baik.

“Mereka adalah calon-calon pengganti pegawai senior kita yang akan purna tugas. Saya berharap mereka bisa mengabdi dengan sepenuh hati kepada masyarakat Mentawai,” ujarnya.

Sebagai penutup, Jakop Saguruk menyampaikan bahwa Pemkab Mentawai akan mengupayakan alokasi anggaran tahun depan untuk pelaksanaan prajabatan, sebagai bagian dari proses menuju pengangkatan penuh sebagai PNS 100 persen.

“Insya Allah, tahun depan kita anggarkan pelatihan prajabatan agar mereka bisa menjadi PNS secara penuh,” pungkasnya. (Rijon)